• Terbaru
  • Tren
  • Semua
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech

Kisah Wanita Budak ISIS Yang Berhasil Melarikan Diri

April 11, 2021

Menjaga Jakarta bukan hanya tentang pengamanan, tetapi juga tentang Sinergitas Dan kebersamaan

Juli 28, 2026

Menjaga Jakarta bukan hanya tentang pengamanan, tetapi juga tentang kebersamaan

Juli 28, 2026

Kapolda Metro Jaya  Bersama Pangdam  Silaturahmi ke Mako Kopassus: Perkuat Sinergi demi Stabilitas Jakarta dan NKRI

Juli 28, 2026

Kapolda Metro Jaya Dan  Pangdam Jaya Silaturahmi ke Mako Kopassus: Perkuat Sinergi demi Stabilitas Jakarta dan NKRI

Juli 28, 2026

Kapolda Metro Jaya Bersama Pangdam Jaya Silaturahmi ke Mako Kopassus: Perkuat Sinergi demi Stabilitas Jakarta dan NKRI

Juli 28, 2026

Kapolda Metro Jaya Dampingi Kapolri Resmikan Sekretariat KBPBI Untuk Perkuat Sinergi Perjuangan Buruh dan Stabilitas Nasional

Juli 27, 2026

Kapolda Metro Jaya Dampingi Kapolri Resmikan Sekretariat KBPBI, Perkuat Sinergi Perjuangan Buruh dan Stabilitas Nasional

Juli 27, 2026

Buka Rakernis SDM, Kapolda Sumsel Dorong Polisi Cakap Digital dan Humanis

Juli 25, 2026

Buka Rakernis SDM, Kapolda Sumsel Dorong Polisi Cakap Digital dan Humanis

Juli 25, 2026

Buka Praops Senpi Musi 2026, Kapolda Sumsel Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Senpi Ilegal demi Rasa Aman Warga

Juli 25, 2026

Buka Praops Senpi Musi 2026, Kapolda Sumsel Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Senpi Ilegal demi Rasa Aman Warga

Juli 25, 2026

Kapolda Sumsel Hadiri Peluncuran Buku Sejarah NU Sumsel, Perkuat Sinergi Ulama dan Polri

Juli 25, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Selasa, Juli 28, 2026
  • Login
BacaSaja
  • Beranda
  • Berita Polisi
  • Hukum Dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Trending Topik
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
BacaSaja
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Home Uncategorized

Kisah Wanita Budak ISIS Yang Berhasil Melarikan Diri

oleh admin
April 11, 2021
di Uncategorized
0
742
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kisah seorang wanita cantik yang menjadi budak ISIS dan berhasil melarikan diri dari cengkraman ISIS

Dikabarkan Seorang anak kecil Nadia Murad (24) bermimpi ingin memiliki salon kecantikan. Dia adalah anak bungsu dari 11 bersaudara dalam keluarga Yazidi di barat laut Irak. Dia suka memperhatikan para pengantin di desa kecilnya, mempelajari tata rias dan rambut mereka. Favoritnya adalah perempuan berambut cokelat dengan rambut ikal bertumpuk tinggi di atas kepalanya.

Akan tetapi kisah ini berawal setelah ISIS mengambil alih desanya pada Agustus 2014, mimpi itu sirna. Murad ditangkap, diperbudak, dijual, diperkosa, dan disiksa bersama ribuan orang dari desanya dalam upaya untuk menghancurkan agama mereka.

Pihak ISIS tidak sepenuhnya berhasil. Murad berhasil melarikan diri dan sekarang menjadi nominasi Hadiah Nobel Perdamaian yang memperjuangkan kebebasan dan keadilan bagi rakyatnya.

Buku barunya, The Last Girl: My Story of Captivity and My Fight Against the Islamic State, bercerita tentang bagaimana dia dan keluarganya hidup damai di komunitas pertanian Kocho, dekat perbatasan Suriah, ketika ISIS pertama kali naik ke tampuk kekuasaan.

Tiga tahun lalu, pada 14 Agustus, setelah pengepungan selama dua minggu, ISIS memerintahkan seluruh penduduk Kocho ke halaman sekolah, di mana mereka bertanya kepada pemimpin setempat apakah penduduk desa akan masuk Islam.

Yazidisme adalah salah satu agama tertua di Mesopotamia, yang berusia 6.000 tahun, dan memiliki elemen yang sama dengan banyak agama di Timur Tengah: Zoroastrianisme, Islam, Yudaisme. Penganut Yazidisme tidak percaya neraka atau setan dan berdoa kepada malaikat yang jatuh, yang mereka sebut Tawusi Melek, yang turun ke bumi dan menantang Tuhan, namun diampuni dan kembali ke surga. Keyakinan ini telah memberi orang Yazidi reputasi di antara Muslim radikal sebagai pemuja setan. Akibatnya, pengikut agama itu, yang tidak memiliki kitab suci resmi, sering menjadi sasaran genosida.

Pemimpin setempat mengatakan kepada komandan ISIS bahwa mereka tidak akan pernah pindah agama. Para pria di desa itu kemudian dinaikkan ke truk dan dibawa ke suatu tempat di mana mereka diperintahkan untuk menggali kuburan dangkal dan dieksekusi. Para perempuan, yang masih berada di halaman sekolah, bisa mendengar suara tembakan saat para pria dieksekusi. Perempuan yang lebih tua dan anak-anak dipisahkan dari perempuan yang lebih muda. Murad direnggut dari ibunya, yang tidak pernah dia lihat lagi setelah itu.

Dalam perjalanan ke luar kota, Murad, yang saat itu berusia 21 tahun, berteriak saat salah satu tentara meraih dadanya di dalam bus. “Kenapa kau berteriak?” seorang militan lain bertanya pada Murad.

BacaSaja  Polresta Tangerang Syukuran Mayday Sambil Laksanakan Pos Pisang Susu

“Saya takut,” katanya. “Orang ini… menyentuh saya.”

“Menurutmu untuk apa kau di sini?” tanya komandan.

“Kau adalah seorang kafir, seorang sabiyya(budak seks) dan kau termasuk dalam ISIS sekarang, jadi biasakanlah.” Kemudian dia meludahi wajahnya, menyulutkan rokok ke bahu dan perutnya. Kemudian dia menampar wajahnya dua kali dan memperingatkan, “Jangan pernah bersuara lagi.”

Dalam ruangan yang gelap dan penuh sesak di rumah tempat dia dan perempuan lain ditahan, Murad bertanya-tanya tentang nasib yang menunggunya. Salah satu perempuan yang telah berada di sana lebih lama menyuruhnya untuk mencari noda di dinding kamar mandi tempat orang lain mencoba bunuh diri daripada dijual sebagai budak.

“Kau bisa melihat darah di dinding di mana petugas bersih-bersih tidak menyadarinya,” kata perempuan itu padanya.

“Noda kecil berwarna coklat kemerahan di atas ubin adalah sisa-sisa dari beberapa gadis Yazidi yang datang sebelum saya,” tulis Murad.

Seorang wanita yang dievakuasi dari wilayah pergolakan kelompok ISIS di Baghouz tiba di area pengecekan yang dilakukan oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi yang didukung Amerika Serikat. (Foto: AFP)

Dia belum pernah mendengar tentang ISIS sebelum mereka datang ke desanya dan tidak tahu bahwa kelompok tersebut telah merencanakan nasibnya sejak lama. “Menyerang Kocho dan mengambil gadis-gadisnya untuk dijadikan budak seks bukanlah keputusan yang spontan,” tulisnya.

“ISIS merencanakan semuanya: bagaimana mereka akan datang ke rumah kami, apa yang membuat seorang gadis lebih atau kurang berharga, militan mana yang pantas mendapatkan sabiyya sebagai insentif dan mana yang harus membayar.”

Dia memparafrasekan pamflet ISIS yang menyatakan, “Sabiyya dapat diberikan sebagai hadiah dan dijual atas keinginan pemiliknya, karena itu hanyalah properti.” Murad menulis: “Seorang pemilik dapat berhubungan seks dengan budak praremaja, katanya, jika dia ‘cocok untuk berhubungan badan’.”

Duduk di sebuah rumah yang dikelilingi oleh pria bersenjata, perempuan muda itu berpikir untuk bunuh diri. Namun, dia membuat perjanjian dengan dua kakak perempuannya, Dimal dan Adke. “Kami akan… mengambil kesempatan pertama untuk melarikan diri,” tulisnya.

Ketika seorang pria bertubuh besar memilih Murad sebagai budaknya, dia berteriak dan mencoba menarik diri.

“Matanya terbenam jauh ke dalam daging di wajahnya yang lebar… Dia tidak terlihat seperti laki-laki, dia tampak seperti monster.” Ketika dia melihat pria yang lebih kurus, dia memintanya untuk membawanya, berharap ukuran kecilnya bisa menyelamatkannya. “Dia milikku,” kata pria kurus itu pada pria yang lebih besar.

Murad kemudian resmi terdaftar sebagai budak, lengkap dengan foto identitas yang akan disebarkan di antara para militan jika dia melarikan diri, dan dibawa ke rumah pemilik barunya, hakim ISIS berpangkat tinggi bernama Hajji Salman.

BacaSaja  Resmi dari Kemenhub! Tak Ada Sanksi Mudik Lebaran di Luar Masa Larangan 6-17 Mei

“Kau sabiyya keempatku,” katanya. “Tiga lainnya adalah Muslim sekarang. Saya melakukan itu untuk mereka. Yazidi adalah kafir, itulah mengapa kami melakukan ini. Ini untuk membantumu.”

Hajji Salman menyuruhnya untuk mandi, mengenakan gaun selutut (jauh lebih pendek daripada pakaian normalnya) dan menggunakan krim penghilang rambut di seluruh tubuhnya.

“Dia memukul saya ketika dia tidak senang dengan cara saya membersihkan rumah, ketika dia marah karena suatu hal, dan ketika saya menangis atau menutup mata saat dia memperkosa saya,” tulisnya.

Dia selalu memperingatkannya, “Jika kau mencoba (untuk melarikan diri), kau akan menyesalinya, saya jamin. Hukumannya tidak akan baik.”

Meski demikian, dia tetap mencoba melarikan diri. Dia mengenakan abaya, jubah seperti penutup yang dikenakan perempuan Muslim yang taat, dan merangkak keluar jendela. Namun ada penjaga yang melihatnya. Haji Salman dipanggil, dan dia mencambuk tubuh telanjang Murad dan kemudian membiarkan enam penjaga memperkosanya sampai dia tidak sadarkan diri.

Selama seminggu berikutnya, dia diserahkan kepada enam pria lain yang memperkosa dan memukulinya, sebelum diberikan kepada orang yang berencana membawanya ke Suriah. Saat orang itu pergi untuk membelikannya pakaian, dia mencoba mendobrak pintu depan. Namun pintu itu tidak bergeming. Murad kemudian mendorong pintu itu untuk terakhir kalinya dan “hampir jatuh saat pintu terayun terbuka.” Orang itu, karena alasan yang tidak diketahui, membiarkan pintu itu tidak terkunci.

Mengenakan abaya, dengan wajah tertutup seperti perempuan Muslim lainnya, dia berjalan menjauh dan tidak menghentikan langkahnya. Dia berjalan sepanjang malam. Ketika dia tiba di pinggiran kota, bagian yang lebih miskin, dia merasa sedikit lebih tenang.

“Jika ada Sunni di Mosul yang mau membantu saya, kemungkinan besar itu adalah Sunni yang malang, mungkin keluarga yang tetap tinggal hanya karena mereka tidak punya uang untuk pergi,” dia beralasan. Dia melihat rumah yang samar-samar terlihat seperti rumahnya di Kocho dan mengetuk pintunya.

“Saya mohon, bantu saya,” katanya, tidak tahu apakah dia telah diselamatkan atau akan dihancurkan.

Salah satu pria menariknya ke dalam rumah. “Lebih aman di sini,” katanya. “Kau tidak boleh membicarakan hal-hal seperti itu di luar.”

Klan tersebut, yang membenci ISIS, membiarkannya tinggal bersama mereka selama beberapa hari sementara mereka mempersiapkan sebuah rencana: Salah satu putranya, Nasser, akan membawanya keluar dari wilayah ISIS; jika ada yang bertanya, dia akan berpura-pura menjadi suaminya. Rencananya berhasil. Menggunakan identitas palsu dan cerita palsu tentang mengunjungi keluarga di Irak yang dikuasai Kurdi, Murad dan Nasser berhasil melewati banyak pos pemeriksaan sampai dia bertemu kembali dengan dua saudara laki-lakinya di kamp pengungsi.

BacaSaja  Kadiv Humas Polri : Semangat Kepahlawanan, Energi Membangun Indonesia Maju 10 November 2025  

Perjuangan Murad belum berakhir. Di kamp pengungsi, Murad menceritakan kisahnya kepada beberapa wartawan. Ketika kelompok advokasi Yazidi sedang mencari pengungsi untuk menceritakan kisahnya kepada Dewan Keamanan PBB, dia bertanya kepada Murad dan dia setuju.

Lebih dari setahun kemudian dia diterbangkan melintasi Samudra Atlantik untuk pertama kalinya dan mendarat di New York, di mana dia berpidato di hadapan PBB. Bersikap tenang di depan kerumunan pemimpin dunia, dia berkata: “Kalianlah yang memutuskan apakah gadis lain, seperti saya, di belahan dunia yang berbeda, akan dapat menjalani hidup sederhana atau akan dipaksa untuk hidup dalam penderitaan dan perbudakan.”

Itu adalah titik balik. Pengacara kemanusiaan Amal Clooney sekarang mewakili Murad dan korban Yazidi lainnya di hadapan PBB. Pada Agustus, Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi untuk menunjuk penyelidik independen untuk mengumpulkan bukti kejahatan ISIS, langkah pertama untuk meminta pertanggungjawaban kelompok tersebut atas eksekusi massal.

Lebih dari 3.000 perempuan dan anak-anak masih diperbudak dan 300.000 orang Yazidi mengungsi. Murad sekarang tinggal di kota dekat Stuttgart, Jerman, melalui program yang melibatkan 1.100 pengungsi Yazidi pada 2015. Pada September 2016, Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan menunjuknya sebagai duta untuk para korban perdagangan manusia. Dia juga dinominasikan untuk mendapatkan Nobel dan dinobatkan sebagai salah satu orang paling berpengaruh di majalah Time pada 2016. (Kedua saudara perempuannya juga akhirnya dibebaskan dari ISIS; Dimal (33) tinggal bersama Murad di Jerman, sementara Adke (30) berada di kamp pengungsi Kurdistan).

Sekarang Murad berharap bukunya akan menjangkau khalayak yang lebih luas daripada pidatonya di depan PBB. Sebagian dari hasil penjualan buku itu akan digunakan untuk mendukung para penyintas dan membawa ISIS ke pengadilan.

“Saya pikir ada alasan mengapa Tuhan membantu saya melarikan diri… dan saya tidak menyia-nyiakan kebebasan saya,” tulisnya.

“Para teroris tidak akan mengira ada gadis Yazidi memiliki keberanian untuk memberitahu dunia setiap detil dari apa yang mereka lakukan pada kami. Kami menentang mereka dengan tidak membiarkan kejahatan mereka lolos tanpa hukuman. Setiap kali saya menceritakan kisah saya, saya merasa saya mengambil kekuatan dari para teroris.”

Penerjemah: Nur Hidayati

Editor: Purnama Ayu Rizky

Keterangan foto utama: Nadia Murad, mantan budak ISIS yang berhasil melarikan diri. (Foto: The Jakpost)

Kisah Budak Seks ISIS yang Berhasil Melarikan Diri

Related Items:Budak Seks ISIS, Irak, ISIS, ISIS di Irak, Komunitas Yazidi

Tag: Kekejaman IsisKisah Budak IsisKisah nyataKisah Wanita IsiTeroris IsisWanita Isis
Share297Tweet186Share74
admin

admin

  • Tren
  • Komentar
  • Terbaru

KRI Nanggala 402 Ditemukan, Kemungkinan Kru Ada Yang Selamat

April 24, 2021

Brigpol Fathoni dipecat, Ini Rentetan Kasusnya

April 13, 2021

Wanita Cantik Bersuami Diperkosa di Mobil Travel

April 13, 2021

Menjaga Jakarta bukan hanya tentang pengamanan, tetapi juga tentang Sinergitas Dan kebersamaan

0
Viral Video Penembakan Terhadap Gus Idris Adalah Hoaks

Viral Video Penembakan Terhadap Gus Idris Adalah Hoaks

0
Sukseskan Program Vaksinasi Nasional Anggota Polresta Tangerang Di Vaksin Serentak

Sukseskan Program Vaksinasi Nasional Anggota Polresta Tangerang Di Vaksin Serentak

0

Menjaga Jakarta bukan hanya tentang pengamanan, tetapi juga tentang Sinergitas Dan kebersamaan

Juli 28, 2026

Menjaga Jakarta bukan hanya tentang pengamanan, tetapi juga tentang kebersamaan

Juli 28, 2026

Kapolda Metro Jaya  Bersama Pangdam  Silaturahmi ke Mako Kopassus: Perkuat Sinergi demi Stabilitas Jakarta dan NKRI

Juli 28, 2026
BacaSaja

Copyright © 2022 - Bacasaja.co.id

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2022 - Bacasaja.co.id

Selamat Datang Kembali!

Login ke akun anda di bawah ini

Lupa Password?

Buat Akun Baru!

Mengisi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang yang diperlukan. Log In

Mengambil kata sandi anda

Silakan masukkan username atau alamat email untuk me-reset password anda.

Log In
news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 0000241

article 0000242

article 0000243

article 0000244

article 0000245

article 0000246

article 0000247

article 0000248

article 0000249

article 0000250

article 0000251

article 0000252

article 0000253

article 0000254

article 0000255

article 0000256

article 0000257

article 0000258

article 0000259

article 0000260

article 0000261

article 0000262

article 0000263

article 0000264

article 0000265

article 0000266

article 0000267

article 0000268

article 0000269

article 0000270

article 0000271

article 0000272

article 0000273

article 0000274

article 0000275

article 0000276

article 0000277

article 0000278

article 0000279

article 0000280

article 0000281

article 0000282

article 0000283

article 0000284

article 0000285

article 0000286

article 0000287

article 0000288

article 0000289

article 0000290

article 0000291

article 0000292

article 0000293

article 0000294

article 0000295

article 0000296

article 0000297

article 0000298

article 0000299

article 0000300

article 888896

article 888897

article 888898

article 888899

article 888900

article 888901

article 888902

article 888903

article 888904

article 888905

article 888906

article 888907

article 888908

article 888909

article 888910

article 888911

article 888912

article 888913

article 888914

article 888915

article 888916

article 888917

article 888918

article 888919

article 888920

article 888921

article 888922

article 888923

article 888924

article 888925

article 2990236

article 2990237

article 2990238

article 2990239

article 2990240

article 2990241

article 2990242

article 2990243

article 2990244

article 2990245

article 2990246

article 2990247

article 2990248

article 2990249

article 2990250

article 2990251

article 2990252

article 2990253

article 2990254

article 2990255

article 2990256

article 2990257

article 2990258

article 2990259

article 2990260

article 2990261

article 2990262

article 2990263

article 2990264

article 2990265

article 2990266

article 2990267

article 2990268

article 2990269

article 2990270

article 2990271

article 2990272

article 2990273

article 2990274

article 2990275

article 2990276

article 2990277

article 2990278

article 2990279

article 2990280

article 2990281

article 2990282

article 2990283

article 2990284

article 2990285

article 2990286

article 2990287

article 2990288

article 2990289

article 2990290

article 2990291

article 2990292

article 2990293

article 2990294

article 2990295

article 2990296

article 2990297

article 2990298

article 2990299

article 2990300

article 2990301

article 2990302

article 2990303

article 2990304

article 2990305

article 2990306

article 2990307

article 2990308

article 2990309

article 2990310

article 2000196

article 2000197

article 2000198

article 2000199

article 2000200

article 2000201

article 2000202

article 2000203

article 2000204

article 2000205

article 2000206

article 2000207

article 2000208

article 2000209

article 2000210

article 2000211

article 2000212

article 2000213

article 2000214

article 2000215

article 2000216

article 2000217

article 2000218

article 2000219

article 2000220

article 2000221

article 2000222

article 2000223

article 2000224

article 2000225

article 2000226

article 2000227

article 2000228

article 2000229

article 2000230

article 2000231

article 2000232

article 2000233

article 2000234

article 2000235

article 2000236

article 2000237

article 2000238

article 2000239

article 2000240

article 2000241

article 2000242

article 2000243

article 2000244

article 2000245

article 2000246

article 2000247

article 2000248

article 2000249

article 2000250

article 2000251

article 2000252

article 2000253

article 2000254

article 2000255

article 992000171

article 992000172

article 992000173

article 992000174

article 992000175

article 992000176

article 992000177

article 992000178

article 992000179

article 992000180

article 992000181

article 992000182

article 992000183

article 992000184

article 992000185

article 992000186

article 992000187

article 992000188

article 992000189

article 992000190

article 992000191

article 992000192

article 992000193

article 992000194

article 992000195

article 992000196

article 992000197

article 992000198

article 992000199

article 992000200

article 7700156

article 7700157

article 7700158

article 7700159

article 7700160

article 7700161

article 7700162

article 7700163

article 7700164

article 7700165

article 7700166

article 7700167

article 7700168

article 7700169

article 7700170

article 7700171

article 7700172

article 7700173

article 7700174

article 7700175

article 7700176

article 7700177

article 7700178

article 7700179

article 7700180

article 7700181

article 7700182

article 7700183

article 7700184

article 7700185

article 5500126

article 5500127

article 5500128

article 5500129

article 5500130

article 5500131

article 5500132

article 5500133

article 5500134

article 5500135

article 5500136

article 5500137

article 5500138

article 5500139

article 5500140

article 5500141

article 5500142

article 5500143

article 5500144

article 5500145

article 5500146

article 5500147

article 5500148

article 5500149

article 5500150

article 5500151

article 5500152

article 5500153

article 5500154

article 5500155

article 5500156

article 5500157

article 5500158

article 5500159

article 5500160

article 5500161

article 5500162

article 5500163

article 5500164

article 5500165

article 5500166

article 5500167

article 5500168

article 5500169

article 5500170

article 5500171

article 5500172

article 5500173

article 5500174

article 5500175

article 5500176

article 5500177

article 5500178

article 5500179

article 5500180

article 5500181

article 5500182

article 5500183

article 5500184

article 5500185

article 5500186

article 5500187

article 5500188

article 5500189

article 5500190

article 5500191

article 5500192

article 5500193

article 5500194

article 5500195

news-1701