• Terbaru
  • Tren
  • Semua
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech

Kisah Wanita Budak ISIS Yang Berhasil Melarikan Diri

April 11, 2021

Kapal Polairud Sulut Bergerak Evakuasi ABK KM Anaya , Seluruh ABK Berhasil Dievakuasi

Maret 27, 2026

Gerak Cepat Kapal Polairud Sulut Bergerak Evakuasi ABK KM Anaya Yang Kebakaran

Maret 27, 2026

Kapal Polairud Sulut Bergerak Evakuasi ABK KM Anaya

Maret 27, 2026

Ditpolairud Polda Sulawesi Utara dan Bhayangkari Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H serta Komitmen Pelayanan kepada Masyarakat

Maret 26, 2026

Kapolri Apresiasi Strategi Polda Sumsel, Kecelakaan dan Kriminalitas Turun Saat Malam Takbiran

Maret 26, 2026

Kapolri Apresiasi Polda Sumsel, Kecelakaan dan Kriminalitas Turun Saat Malam Takbiran

Maret 26, 2026

Perkuat Solidaritas, Kapolda Sumatera Selatan Evaluasi Kinerja Lewat Diskusi Santai

Maret 26, 2026

Perkuat Solidaritas, Kapolda Sumsel Evaluasi Kinerja Lewat Diskusi Santai

Maret 26, 2026

Sinergi Forkopimda Sumsel di Malam Takbiran, Kapolda: 2.399 Personel Kawal 26 Titik Keramaian

Maret 26, 2026

Kapolda Sumsel Hadiri Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H di Komplek Pakri Palembang

Maret 26, 2026

Pasca-Lebaran, Kapolda Sumsel Tekan Tombol ‘Gaspol’, Karhutla Jadi Atensi Utama

Maret 26, 2026

Kapolda Sumsel Ajak Jajaran Bersinergi Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla Pascalibur Lebaran

Maret 26, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jumat, Maret 27, 2026
  • Login
BacaSaja
  • Beranda
  • Berita Polisi
  • Hukum Dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Trending Topik
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
BacaSaja
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Home Uncategorized

Kisah Wanita Budak ISIS Yang Berhasil Melarikan Diri

oleh admin
April 11, 2021
di Uncategorized
0
740
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kisah seorang wanita cantik yang menjadi budak ISIS dan berhasil melarikan diri dari cengkraman ISIS

Dikabarkan Seorang anak kecil Nadia Murad (24) bermimpi ingin memiliki salon kecantikan. Dia adalah anak bungsu dari 11 bersaudara dalam keluarga Yazidi di barat laut Irak. Dia suka memperhatikan para pengantin di desa kecilnya, mempelajari tata rias dan rambut mereka. Favoritnya adalah perempuan berambut cokelat dengan rambut ikal bertumpuk tinggi di atas kepalanya.

Akan tetapi kisah ini berawal setelah ISIS mengambil alih desanya pada Agustus 2014, mimpi itu sirna. Murad ditangkap, diperbudak, dijual, diperkosa, dan disiksa bersama ribuan orang dari desanya dalam upaya untuk menghancurkan agama mereka.

Pihak ISIS tidak sepenuhnya berhasil. Murad berhasil melarikan diri dan sekarang menjadi nominasi Hadiah Nobel Perdamaian yang memperjuangkan kebebasan dan keadilan bagi rakyatnya.

Buku barunya, The Last Girl: My Story of Captivity and My Fight Against the Islamic State, bercerita tentang bagaimana dia dan keluarganya hidup damai di komunitas pertanian Kocho, dekat perbatasan Suriah, ketika ISIS pertama kali naik ke tampuk kekuasaan.

Tiga tahun lalu, pada 14 Agustus, setelah pengepungan selama dua minggu, ISIS memerintahkan seluruh penduduk Kocho ke halaman sekolah, di mana mereka bertanya kepada pemimpin setempat apakah penduduk desa akan masuk Islam.

Yazidisme adalah salah satu agama tertua di Mesopotamia, yang berusia 6.000 tahun, dan memiliki elemen yang sama dengan banyak agama di Timur Tengah: Zoroastrianisme, Islam, Yudaisme. Penganut Yazidisme tidak percaya neraka atau setan dan berdoa kepada malaikat yang jatuh, yang mereka sebut Tawusi Melek, yang turun ke bumi dan menantang Tuhan, namun diampuni dan kembali ke surga. Keyakinan ini telah memberi orang Yazidi reputasi di antara Muslim radikal sebagai pemuja setan. Akibatnya, pengikut agama itu, yang tidak memiliki kitab suci resmi, sering menjadi sasaran genosida.

Pemimpin setempat mengatakan kepada komandan ISIS bahwa mereka tidak akan pernah pindah agama. Para pria di desa itu kemudian dinaikkan ke truk dan dibawa ke suatu tempat di mana mereka diperintahkan untuk menggali kuburan dangkal dan dieksekusi. Para perempuan, yang masih berada di halaman sekolah, bisa mendengar suara tembakan saat para pria dieksekusi. Perempuan yang lebih tua dan anak-anak dipisahkan dari perempuan yang lebih muda. Murad direnggut dari ibunya, yang tidak pernah dia lihat lagi setelah itu.

Dalam perjalanan ke luar kota, Murad, yang saat itu berusia 21 tahun, berteriak saat salah satu tentara meraih dadanya di dalam bus. “Kenapa kau berteriak?” seorang militan lain bertanya pada Murad.

BacaSaja  Tak Puas Putusan PN Unaaha, Puluhan Masa Lembaga Pemerhati Reformasi Indonesia Kembali Gerudug MA

“Saya takut,” katanya. “Orang ini… menyentuh saya.”

“Menurutmu untuk apa kau di sini?” tanya komandan.

“Kau adalah seorang kafir, seorang sabiyya(budak seks) dan kau termasuk dalam ISIS sekarang, jadi biasakanlah.” Kemudian dia meludahi wajahnya, menyulutkan rokok ke bahu dan perutnya. Kemudian dia menampar wajahnya dua kali dan memperingatkan, “Jangan pernah bersuara lagi.”

Dalam ruangan yang gelap dan penuh sesak di rumah tempat dia dan perempuan lain ditahan, Murad bertanya-tanya tentang nasib yang menunggunya. Salah satu perempuan yang telah berada di sana lebih lama menyuruhnya untuk mencari noda di dinding kamar mandi tempat orang lain mencoba bunuh diri daripada dijual sebagai budak.

“Kau bisa melihat darah di dinding di mana petugas bersih-bersih tidak menyadarinya,” kata perempuan itu padanya.

“Noda kecil berwarna coklat kemerahan di atas ubin adalah sisa-sisa dari beberapa gadis Yazidi yang datang sebelum saya,” tulis Murad.

Seorang wanita yang dievakuasi dari wilayah pergolakan kelompok ISIS di Baghouz tiba di area pengecekan yang dilakukan oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi yang didukung Amerika Serikat. (Foto: AFP)

Dia belum pernah mendengar tentang ISIS sebelum mereka datang ke desanya dan tidak tahu bahwa kelompok tersebut telah merencanakan nasibnya sejak lama. “Menyerang Kocho dan mengambil gadis-gadisnya untuk dijadikan budak seks bukanlah keputusan yang spontan,” tulisnya.

“ISIS merencanakan semuanya: bagaimana mereka akan datang ke rumah kami, apa yang membuat seorang gadis lebih atau kurang berharga, militan mana yang pantas mendapatkan sabiyya sebagai insentif dan mana yang harus membayar.”

Dia memparafrasekan pamflet ISIS yang menyatakan, “Sabiyya dapat diberikan sebagai hadiah dan dijual atas keinginan pemiliknya, karena itu hanyalah properti.” Murad menulis: “Seorang pemilik dapat berhubungan seks dengan budak praremaja, katanya, jika dia ‘cocok untuk berhubungan badan’.”

Duduk di sebuah rumah yang dikelilingi oleh pria bersenjata, perempuan muda itu berpikir untuk bunuh diri. Namun, dia membuat perjanjian dengan dua kakak perempuannya, Dimal dan Adke. “Kami akan… mengambil kesempatan pertama untuk melarikan diri,” tulisnya.

Ketika seorang pria bertubuh besar memilih Murad sebagai budaknya, dia berteriak dan mencoba menarik diri.

“Matanya terbenam jauh ke dalam daging di wajahnya yang lebar… Dia tidak terlihat seperti laki-laki, dia tampak seperti monster.” Ketika dia melihat pria yang lebih kurus, dia memintanya untuk membawanya, berharap ukuran kecilnya bisa menyelamatkannya. “Dia milikku,” kata pria kurus itu pada pria yang lebih besar.

Murad kemudian resmi terdaftar sebagai budak, lengkap dengan foto identitas yang akan disebarkan di antara para militan jika dia melarikan diri, dan dibawa ke rumah pemilik barunya, hakim ISIS berpangkat tinggi bernama Hajji Salman.

BacaSaja  Kawal Aksi Unras Buruh, Kapolresta Tangerang Long March Menuju Kantor Disnaker

“Kau sabiyya keempatku,” katanya. “Tiga lainnya adalah Muslim sekarang. Saya melakukan itu untuk mereka. Yazidi adalah kafir, itulah mengapa kami melakukan ini. Ini untuk membantumu.”

Hajji Salman menyuruhnya untuk mandi, mengenakan gaun selutut (jauh lebih pendek daripada pakaian normalnya) dan menggunakan krim penghilang rambut di seluruh tubuhnya.

“Dia memukul saya ketika dia tidak senang dengan cara saya membersihkan rumah, ketika dia marah karena suatu hal, dan ketika saya menangis atau menutup mata saat dia memperkosa saya,” tulisnya.

Dia selalu memperingatkannya, “Jika kau mencoba (untuk melarikan diri), kau akan menyesalinya, saya jamin. Hukumannya tidak akan baik.”

Meski demikian, dia tetap mencoba melarikan diri. Dia mengenakan abaya, jubah seperti penutup yang dikenakan perempuan Muslim yang taat, dan merangkak keluar jendela. Namun ada penjaga yang melihatnya. Haji Salman dipanggil, dan dia mencambuk tubuh telanjang Murad dan kemudian membiarkan enam penjaga memperkosanya sampai dia tidak sadarkan diri.

Selama seminggu berikutnya, dia diserahkan kepada enam pria lain yang memperkosa dan memukulinya, sebelum diberikan kepada orang yang berencana membawanya ke Suriah. Saat orang itu pergi untuk membelikannya pakaian, dia mencoba mendobrak pintu depan. Namun pintu itu tidak bergeming. Murad kemudian mendorong pintu itu untuk terakhir kalinya dan “hampir jatuh saat pintu terayun terbuka.” Orang itu, karena alasan yang tidak diketahui, membiarkan pintu itu tidak terkunci.

Mengenakan abaya, dengan wajah tertutup seperti perempuan Muslim lainnya, dia berjalan menjauh dan tidak menghentikan langkahnya. Dia berjalan sepanjang malam. Ketika dia tiba di pinggiran kota, bagian yang lebih miskin, dia merasa sedikit lebih tenang.

“Jika ada Sunni di Mosul yang mau membantu saya, kemungkinan besar itu adalah Sunni yang malang, mungkin keluarga yang tetap tinggal hanya karena mereka tidak punya uang untuk pergi,” dia beralasan. Dia melihat rumah yang samar-samar terlihat seperti rumahnya di Kocho dan mengetuk pintunya.

“Saya mohon, bantu saya,” katanya, tidak tahu apakah dia telah diselamatkan atau akan dihancurkan.

Salah satu pria menariknya ke dalam rumah. “Lebih aman di sini,” katanya. “Kau tidak boleh membicarakan hal-hal seperti itu di luar.”

Klan tersebut, yang membenci ISIS, membiarkannya tinggal bersama mereka selama beberapa hari sementara mereka mempersiapkan sebuah rencana: Salah satu putranya, Nasser, akan membawanya keluar dari wilayah ISIS; jika ada yang bertanya, dia akan berpura-pura menjadi suaminya. Rencananya berhasil. Menggunakan identitas palsu dan cerita palsu tentang mengunjungi keluarga di Irak yang dikuasai Kurdi, Murad dan Nasser berhasil melewati banyak pos pemeriksaan sampai dia bertemu kembali dengan dua saudara laki-lakinya di kamp pengungsi.

BacaSaja  Kapolresta Tangerang Ajak Semua Elemen Taat Hukum, Saat Kawal Unras PP

Perjuangan Murad belum berakhir. Di kamp pengungsi, Murad menceritakan kisahnya kepada beberapa wartawan. Ketika kelompok advokasi Yazidi sedang mencari pengungsi untuk menceritakan kisahnya kepada Dewan Keamanan PBB, dia bertanya kepada Murad dan dia setuju.

Lebih dari setahun kemudian dia diterbangkan melintasi Samudra Atlantik untuk pertama kalinya dan mendarat di New York, di mana dia berpidato di hadapan PBB. Bersikap tenang di depan kerumunan pemimpin dunia, dia berkata: “Kalianlah yang memutuskan apakah gadis lain, seperti saya, di belahan dunia yang berbeda, akan dapat menjalani hidup sederhana atau akan dipaksa untuk hidup dalam penderitaan dan perbudakan.”

Itu adalah titik balik. Pengacara kemanusiaan Amal Clooney sekarang mewakili Murad dan korban Yazidi lainnya di hadapan PBB. Pada Agustus, Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi untuk menunjuk penyelidik independen untuk mengumpulkan bukti kejahatan ISIS, langkah pertama untuk meminta pertanggungjawaban kelompok tersebut atas eksekusi massal.

Lebih dari 3.000 perempuan dan anak-anak masih diperbudak dan 300.000 orang Yazidi mengungsi. Murad sekarang tinggal di kota dekat Stuttgart, Jerman, melalui program yang melibatkan 1.100 pengungsi Yazidi pada 2015. Pada September 2016, Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan menunjuknya sebagai duta untuk para korban perdagangan manusia. Dia juga dinominasikan untuk mendapatkan Nobel dan dinobatkan sebagai salah satu orang paling berpengaruh di majalah Time pada 2016. (Kedua saudara perempuannya juga akhirnya dibebaskan dari ISIS; Dimal (33) tinggal bersama Murad di Jerman, sementara Adke (30) berada di kamp pengungsi Kurdistan).

Sekarang Murad berharap bukunya akan menjangkau khalayak yang lebih luas daripada pidatonya di depan PBB. Sebagian dari hasil penjualan buku itu akan digunakan untuk mendukung para penyintas dan membawa ISIS ke pengadilan.

“Saya pikir ada alasan mengapa Tuhan membantu saya melarikan diri… dan saya tidak menyia-nyiakan kebebasan saya,” tulisnya.

“Para teroris tidak akan mengira ada gadis Yazidi memiliki keberanian untuk memberitahu dunia setiap detil dari apa yang mereka lakukan pada kami. Kami menentang mereka dengan tidak membiarkan kejahatan mereka lolos tanpa hukuman. Setiap kali saya menceritakan kisah saya, saya merasa saya mengambil kekuatan dari para teroris.”

Penerjemah: Nur Hidayati

Editor: Purnama Ayu Rizky

Keterangan foto utama: Nadia Murad, mantan budak ISIS yang berhasil melarikan diri. (Foto: The Jakpost)

Kisah Budak Seks ISIS yang Berhasil Melarikan Diri

Related Items:Budak Seks ISIS, Irak, ISIS, ISIS di Irak, Komunitas Yazidi

Tag: Kekejaman IsisKisah Budak IsisKisah nyataKisah Wanita IsiTeroris IsisWanita Isis
Share296Tweet185Share74
admin

admin

  • Tren
  • Komentar
  • Terbaru

KRI Nanggala 402 Ditemukan, Kemungkinan Kru Ada Yang Selamat

April 24, 2021

Brigpol Fathoni dipecat, Ini Rentetan Kasusnya

April 13, 2021

Wanita Cantik Bersuami Diperkosa di Mobil Travel

April 13, 2021

Kapal Polairud Sulut Bergerak Evakuasi ABK KM Anaya , Seluruh ABK Berhasil Dievakuasi

0
Viral Video Penembakan Terhadap Gus Idris Adalah Hoaks

Viral Video Penembakan Terhadap Gus Idris Adalah Hoaks

0
Sukseskan Program Vaksinasi Nasional Anggota Polresta Tangerang Di Vaksin Serentak

Sukseskan Program Vaksinasi Nasional Anggota Polresta Tangerang Di Vaksin Serentak

0

Kapal Polairud Sulut Bergerak Evakuasi ABK KM Anaya , Seluruh ABK Berhasil Dievakuasi

Maret 27, 2026

Gerak Cepat Kapal Polairud Sulut Bergerak Evakuasi ABK KM Anaya Yang Kebakaran

Maret 27, 2026

Kapal Polairud Sulut Bergerak Evakuasi ABK KM Anaya

Maret 27, 2026
BacaSaja

Copyright © 2022 - Bacasaja.co.id

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2022 - Bacasaja.co.id

Selamat Datang Kembali!

Login ke akun anda di bawah ini

Lupa Password?

Buat Akun Baru!

Mengisi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang yang diperlukan. Log In

Mengambil kata sandi anda

Silakan masukkan username atau alamat email untuk me-reset password anda.

Log In
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 138000556

article 138000557

article 138000558

article 138000559

article 138000560

article 138000561

article 138000562

article 138000563

article 138000564

article 138000565

article 138000566

article 138000567

article 138000568

article 138000569

article 138000570

article 138000571

article 138000572

article 138000573

article 138000574

article 138000575

article 138000576

article 138000577

article 138000578

article 138000579

article 138000580

article 138000581

article 138000582

article 138000583

article 138000584

article 138000585

article 138000586

article 138000587

article 138000588

article 138000589

article 138000590

article 138000591

article 138000592

article 138000593

article 138000594

article 138000595

article 138000596

article 138000597

article 138000598

article 138000599

article 138000600

article 138000601

article 138000602

article 138000603

article 138000604

article 138000605

article 138000606

article 138000607

article 138000608

article 138000609

article 138000610

article 138000611

article 138000612

article 138000613

article 138000614

article 138000615

article 208000451

article 208000452

article 208000453

article 208000454

article 208000455

article 208000456

article 208000457

article 208000458

article 208000459

article 208000460

article 208000461

article 208000462

article 208000463

article 208000464

article 208000465

article 208000466

article 208000467

article 208000468

article 208000469

article 208000470

208000446

208000447

208000448

208000449

208000450

208000451

208000452

208000453

208000454

208000455

article 228000306

article 228000307

article 228000308

article 228000309

article 228000310

article 228000311

article 228000312

article 228000313

article 228000314

article 228000315

article 228000316

article 228000317

article 228000318

article 228000319

article 228000320

article 228000321

article 228000322

article 228000323

article 228000324

article 228000325

article 228000326

article 228000327

article 228000328

article 228000329

article 228000330

article 228000331

article 228000332

article 228000333

article 228000334

article 228000335

article 238000281

article 238000282

article 238000283

article 238000284

article 238000285

article 238000286

article 238000287

article 238000288

article 238000289

article 238000290

article 238000291

article 238000292

article 238000293

article 238000294

article 238000295

article 238000296

article 238000297

article 238000298

article 238000299

article 238000300

article 238000301

article 238000302

article 238000303

article 238000304

article 238000305

article 238000306

article 238000307

article 238000308

article 238000309

article 238000310

article 238000311

article 238000312

article 238000313

article 238000314

article 238000315

article 238000316

article 238000317

article 238000318

article 238000319

article 238000320

sumbar-238000256

sumbar-238000257

sumbar-238000258

sumbar-238000259

sumbar-238000260

sumbar-238000261

sumbar-238000262

sumbar-238000263

sumbar-238000264

sumbar-238000265

sumbar-238000266

sumbar-238000267

sumbar-238000268

sumbar-238000269

sumbar-238000270

sumbar-238000271

sumbar-238000272

sumbar-238000273

sumbar-238000274

sumbar-238000275

sumbar-238000276

sumbar-238000277

sumbar-238000278

sumbar-238000279

sumbar-238000280

sumbar-238000281

sumbar-238000282

sumbar-238000283

sumbar-238000284

sumbar-238000285

sumbar-238000286

sumbar-238000287

sumbar-238000288

sumbar-238000289

sumbar-238000290

sumbar-238000291

sumbar-238000292

sumbar-238000293

sumbar-238000294

sumbar-238000295

sumbar-238000296

sumbar-238000297

sumbar-238000298

sumbar-238000299

sumbar-238000300

sumbar-238000301

sumbar-238000302

sumbar-238000303

sumbar-238000304

sumbar-238000305

sumbar-238000306

sumbar-238000307

sumbar-238000308

sumbar-238000309

sumbar-238000310

sumbar-238000311

sumbar-238000312

sumbar-238000313

sumbar-238000314

sumbar-238000315

sumbar-238000316

sumbar-238000317

sumbar-238000318

sumbar-238000319

sumbar-238000320

news-1701
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 138000556

article 138000557

article 138000558

article 138000559

article 138000560

article 138000561

article 138000562

article 138000563

article 138000564

article 138000565

article 138000566

article 138000567

article 138000568

article 138000569

article 138000570

article 138000571

article 138000572

article 138000573

article 138000574

article 138000575

article 138000576

article 138000577

article 138000578

article 138000579

article 138000580

article 138000581

article 138000582

article 138000583

article 138000584

article 138000585

article 138000586

article 138000587

article 138000588

article 138000589

article 138000590

article 138000591

article 138000592

article 138000593

article 138000594

article 138000595

article 138000596

article 138000597

article 138000598

article 138000599

article 138000600

article 138000601

article 138000602

article 138000603

article 138000604

article 138000605

article 138000606

article 138000607

article 138000608

article 138000609

article 138000610

article 138000611

article 138000612

article 138000613

article 138000614

article 138000615

article 208000451

article 208000452

article 208000453

article 208000454

article 208000455

article 208000456

article 208000457

article 208000458

article 208000459

article 208000460

article 208000461

article 208000462

article 208000463

article 208000464

article 208000465

article 208000466

article 208000467

article 208000468

article 208000469

article 208000470

208000446

208000447

208000448

208000449

208000450

208000451

208000452

208000453

208000454

208000455

article 228000306

article 228000307

article 228000308

article 228000309

article 228000310

article 228000311

article 228000312

article 228000313

article 228000314

article 228000315

article 228000316

article 228000317

article 228000318

article 228000319

article 228000320

article 228000321

article 228000322

article 228000323

article 228000324

article 228000325

article 228000326

article 228000327

article 228000328

article 228000329

article 228000330

article 228000331

article 228000332

article 228000333

article 228000334

article 228000335

article 238000281

article 238000282

article 238000283

article 238000284

article 238000285

article 238000286

article 238000287

article 238000288

article 238000289

article 238000290

article 238000291

article 238000292

article 238000293

article 238000294

article 238000295

article 238000296

article 238000297

article 238000298

article 238000299

article 238000300

article 238000301

article 238000302

article 238000303

article 238000304

article 238000305

article 238000306

article 238000307

article 238000308

article 238000309

article 238000310

article 238000311

article 238000312

article 238000313

article 238000314

article 238000315

article 238000316

article 238000317

article 238000318

article 238000319

article 238000320

sumbar-238000256

sumbar-238000257

sumbar-238000258

sumbar-238000259

sumbar-238000260

sumbar-238000261

sumbar-238000262

sumbar-238000263

sumbar-238000264

sumbar-238000265

sumbar-238000266

sumbar-238000267

sumbar-238000268

sumbar-238000269

sumbar-238000270

sumbar-238000271

sumbar-238000272

sumbar-238000273

sumbar-238000274

sumbar-238000275

sumbar-238000276

sumbar-238000277

sumbar-238000278

sumbar-238000279

sumbar-238000280

sumbar-238000281

sumbar-238000282

sumbar-238000283

sumbar-238000284

sumbar-238000285

sumbar-238000286

sumbar-238000287

sumbar-238000288

sumbar-238000289

sumbar-238000290

sumbar-238000291

sumbar-238000292

sumbar-238000293

sumbar-238000294

sumbar-238000295

sumbar-238000296

sumbar-238000297

sumbar-238000298

sumbar-238000299

sumbar-238000300

sumbar-238000301

sumbar-238000302

sumbar-238000303

sumbar-238000304

sumbar-238000305

sumbar-238000306

sumbar-238000307

sumbar-238000308

sumbar-238000309

sumbar-238000310

sumbar-238000311

sumbar-238000312

sumbar-238000313

sumbar-238000314

sumbar-238000315

sumbar-238000316

sumbar-238000317

sumbar-238000318

sumbar-238000319

sumbar-238000320

news-1701