• Terbaru
  • Tren
  • Semua
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional di Majalengka, Serentak di 14 Provinsi 

April 9, 2025

Kapolda Sumsel dan Pangdam II/Sriwijaya Pererat Sinergi Dan Soliditas

Juli 15, 2026

Kapolda Sumsel dan Pangdam II/Sriwijaya Pererat Sinergi Dan Soliditas

Juli 15, 2026

Kapolda Sumsel dan Pangdam II/Sriwijaya Pererat Sinergi, Perkokoh Soliditas Demi Kamtibmas Kondusif

Juli 15, 2026

Kapolda Sumsel dan Pangdam II/Sriwijaya Pererat Sinergi, Perkokoh Soliditas Demi Kamtibmas Kondusif

Juli 15, 2026

Kapolda Sumsel Silaturahmi ke Kodam II/Sriwijaya, Perkuat Soliditas TNI-Polri

Juli 15, 2026

Kapolda Sumsel Silaturahmi ke Kodam II/Sriwijaya, Perkuat Soliditas TNI-Polri

Juli 15, 2026

Silaturahmi ke Kejati Sumsel, Kapolda Tegaskan Soliditas Penegak Hukum untuk Kamtibmas

Juli 15, 2026

Silaturahmi ke Kejati Sumsel, Kapolda Tegaskan Soliditas Penegak Hukum untuk Kamtibmas

Juli 15, 2026

Kapolda Sumsel Perkuat Barisan Penegak Hukum, Silaturahmi ke Kejati

Juli 15, 2026

Kapolda Sumsel Perkuat Barisan Penegak Hukum, Silaturahmi ke Kejati

Juli 15, 2026

Kapolda Sumsel Silaturahmi ke Kejati, Perkuat ‘Nyago Bumi Sriwijaya’

Juli 15, 2026

Kapolda Sumsel Silaturahmi ke Kejati, Perkuat ‘Nyago Bumi Sriwijaya’

Juli 15, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
BacaSaja
  • Beranda
  • Berita Polisi
  • Hukum Dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Trending Topik
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
BacaSaja
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Polisi

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional di Majalengka, Serentak di 14 Provinsi 

oleh admin
April 9, 2025
di Berita Polisi
0
509
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional di Majalengka, Serentak di 14 Provinsi

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin panen raya nasional di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini merupakan bagian dari panen serentak di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota, sebagai langkah strategis pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Data Kerangka Sampel Area (KSA) BPS mencatat bahwa pada April 2025, potensi luas panen nasional mencapai 1.595.583 hektare, dengan estimasi produksi sebesar 8.631.204 ton gabah kering giling (GKG) atau setara 4,97 juta ton beras. Secara kumulatif, produksi Januari hingga April 2025 tercatat 13.948.785 ton GKG, angka tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap capaian ini yang menurutnya merupakan hasil dari kerja keras para petani serta sinergi lintas sektor. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan ini bukan semata capaian teknis, namun juga keberhasilan moral dan sosial.  “Saya ingin sampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bekerja keras, para Menteri, Panglima TNI, Kapolri, jajaran pemerintah, dan tentu saja para petani.

Saudara-saudara petani adalah tulang punggung bangsa. Tanpa pangan, tidak ada negara. Tanpa pangan, tidak ada NKRI,” tegas Presiden Prabowo. Presiden juga menyatakan kebahagiaannya karena pada Ramadan dan Idulfitri tahun ini, harga-harga pangan terkendali, stabil, dan terjangkau. Ia menilai keberhasilan ini merupakan buah dari kerja nyata seluruh jajaran pemerintahan dan para petani di seluruh pelosok negeri. “Banyak negara saat ini kekurangan beras, harga pangan menjulang. Bahkan di negara terkaya sekalipun, telur langka. Tapi kita, Alhamdulillah, sekarang ekspor telur dan harganya turun. Ini berkat kerja keras semua pihak. Ini hasil kebijakan yang masuk akal dan kesungguhan kita untuk membela rakyat,” tambah Presiden. Baca Juga: Film Qodrat 2, Kisah Perjalanan Ustadz Qodrat, Film yang Lagi Hits dan Banyak Ditonton 14 provinsi utama seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Yogyakarta, Sumatera Selatan, Aceh, Lampung, Sumut, Kalbar, Kalteng, Kalsel, NTB, dan Sulsel tercatat menyumbang hampir 91,42% produksi nasional bulan ini. Dengan luas panen 1,43 juta hektare dan produksi 7,89 juta ton GKG, wilayah ini menjadi tulang punggung produksi nasional. Jawa Timur menjadi penyumbang terbesar, disusul Jawa Barat dan Jawa Tengah. Di luar Pulau Jawa, kontribusi tertinggi berasal dari Sulsel, Lampung, dan NTB. Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berhenti pada capaian ini. Program strategis seperti cetak sawah, distribusi pupuk, teknologi pertanian, dan koperasi desa akan terus diperluas untuk mendorong kemandirian pangan. “Saya ingin jadi Presiden yang berhasil menjaga harga pangan. Saya ingin rakyat kita menikmati protein yang cukup, harga yang terjangkau. Kita ingin desa punya gudang, cold storage, apotek murah, dan truk pengangkut hasil panen. Kita ingin petani hidup makmur,” ujarnya penuh semangat.

BacaSaja  Saat HPN 2026, Polda Metro Jaya Minta Pers Jadi Penyeimbang Informasi di Tengah Dominasi Media Sosial

Bisa Mencoba Juragan Barbershop dan Kaiba Barbershop Presiden Prabowo menyampaikan rasa hormat dan kebanggaannya kepada seluruh petani Indonesia. Ia menyebut mereka sebagai pahlawan produksi, dan menegaskan bahwa pemerintahannya akan berdiri bersama mereka untuk membangun masa depan pangan Indonesia. “Kami bangga mengabdi kepada rakyat. Tidak ada panggilan lebih mulia daripada membela petani. Karena itu, petani harus dimuliakan. Harus makmur. Dan kami akan buktikan itu bersama-sama,” tegas Presiden Prabowo.

Dengan komitmen kuat dan sinergi nasional, Indonesia melangkah mantap menuju swasembada pangan yang berkelanjutan, menjawab tantangan global dengan keberanian dan kerja nyata. Baca Juga: 6 Tempat Wisata Air Terpopuler di Majalengka, Cocok untuk Menghabiskan Waktu Liburan Bersama Keluarga Menurutnya,  di saat perang petani masih bisa menyisihkan untuk mendukung tantara dan rakyatlah yang membantu bahkan disaat susah tapi petani masih bisa membantu dan lebih patriotik Bagi provinsi – provinsi yang membutuhkan support alsintan atau kebutuhan lainnya Prabowo berjanji untuk memenuhi semua kebutuhan untuk peningkatan produksi pangan termasuk pembangunan saluran irigasi dan memperbaiki  saluran irigasi yang sudah tidak berfungsi seperti yang terjadi di Lombok Tengah, yang jika salurannya bisa direvitalisasi akan mampu mengairi sawah seluas 20.000 hektare. Kepada warga di Kecamatan Jatitujuh Presidenpun akan membantu 1.000 ekor burung hantu guna membasmi tikus yang selama ini menyerang tanaman padi milik para petani setempat dengan harga burung rata – rata Rp 150.000. Baca Juga: Bupati Kuningan, Dian Rachmat Dobrak Pasungan Penderita ODGJ Bangun Koperasi Desa Untuk membantu memakmurkan petani Presiden Prabowo jiga mengatakan pada tahun 2025 ini akan membuka 80.000 koperasi  di setiap desa.

Semua desa akan diminta mendirikan koperasi dan koperasinya  terintegrasi dengan koperasi nasional. Setelah itu setiap desa dibantu kredit, harus memiliki gudang penyimpanan hasil tani, kamar pendingin untuk menyimpan hasil panen, setiap koperasi akan diberi kredit untuk pembelian truk dengan jumlah minimal dua truk untuk memudahkan angkutan bagi para petani, serta pengakutan pupuk untuk petani juga lebih mudah sampai di Gapoktan. Demikian juga untuk para nelayan  di pantai, desa – desa nelayan diberi koperasi, dengan fasilitas yang lengkap seperti tersedia gerai, lemari pendingin untuk penyimpanan ikan.

BacaSaja  Kombes Pol Budi Hermanto: Dorong Inklusi: Staf Disabilitas Diperkenalkan kepada Para Tokoh dan Relasi Publik

Pion Barbershop dan Onyis Barbershop Siap Melayani Pelanggan Setiap desa akan memiliki apotek yang harga obatnya  bisa terjangkau oleh masyarakat, yang tentunya obatnya generik, dengan harga lebih rendah.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang hadir mendampingi Presiden menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari kebijakan yang tepat dan keberpihakan Presiden terhadap sektor pertanian. “Terima kasih dari petani Indonesia. Harga gabah naik Rp 6.500 per kilogram. Dan ini kebahagiaan petani seluruh Indonesia. Ada 100 juta petani yang berterima kasih kepada Bapak Presiden. Kemudian juga terima kasih atas kebijakan pupuk yang lebih sederhana. Tadi kami keliling, petani berterima kasih karena mendapatkan pupuk lebih mudah dibanding sebelumnya,” ujar Mentan Amran. Baca Juga: Arus Balik Lebaran, KAI Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Stasiun Cirebon Ia menambahkan, sebelumnya distribusi pupuk memerlukan tanda tangan dari 12 menteri, 38 gubernur, dan 500 wali kota/bupati.

Namun kini, berkat Instruksi Presiden yang ditandatangani, pupuk dapat langsung disalurkan dari pabrik ke kelompok tani (Gapoktan). “Ini betul-betul revolusi sektor pertanian, Bapak Presiden. Kemudian program pompanisasi telah meningkatkan produksi padi di Pulau Jawa sebesar 2,8 juta ton di saat krisis El Nino. Alhamdulillah produksi kita meningkat. Menurut data dari BPS, terjadi peningkatan produksi sebesar 52 persen pada Januari, Februari, dan Maret,” lanjutnya.

Jika sejumah gubernur mengatakan kepada Presiden,  butuh alsintan dan memaparkan bagaimana melimpahnya produksi gabah dengan harga jual sesuai HPP sebesar Rp 6.500 bahkan melebihi HPP, lain halnya dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Ramai Dedi malah memaparkan bagaimana beratnya para petani untuk biaya produksi taninya karena harga obat – obatan yang cukup mahal, dan itu sangat mempengaruhi biaya produksi. Dia mencontohkan dari sebelum nanam petani harus membasmi keong, dari musim tanam sampai panen nyemprot harus dilakukan berulang kali terlebih jika serangan hama cukup tinggi. “Di Jawa Barat secara umum tanahnya sudah jenuh karena pupuk kimia terus nenerus dilakukan, agar unsur hara kembali normal maka butuh perbaikan. Saat ini sawah di Jabar rata – rata dibawah 6 unsur haranya,” ungkap Dedi. Menurut Dedi, para petani juga butuh perlindungan kesehatan, ungtuk itu harus ada peningkatan kesertaan BPJS.

BacaSaja  Kapolda Sumsel Gelar Jumat Curhat Di Masjid Ar-Rahman Talang Betutu, Serap Langsung Aspirasi Warga Soal Air Bersih, Jalan, Hingga Ketahanan Pangan

Di sisi lain Gubernur Jawa Barat mengatakan, jika para petani bisa melakukan ekstensifikasi pertanian, sebaliknya di Jawa Barat  terjadi alih fungsi lahan secara besar-besaran. Untuk mengendalikan persolan tersebut dibutuhkan regulasi. “Saya sudah terbitkan Pergub soal pelarangan alih fungsi lahan, namun tata ruang masih yang lama sedangkan untuk perubahan tata ruang butuh 5 tahun. Yang menerbitkan OSS (Online Single Submission) juga pusat, untuk itu ijin OSS harus diantisipasi,” ungkap Dedi. Namun demikian, Dedi optimis peningkatan produksi pangan di Jabar akan meningkat, karena seluruh areal yang kosong akan ditanami jagung lewat gogoranca ditambah areal PTPN yang dimohon ditetapkan untuk peningkatan produksi jagung lewat sistim gogoranca.***

Share204Tweet127Share51
admin

admin

  • Tren
  • Komentar
  • Terbaru

KRI Nanggala 402 Ditemukan, Kemungkinan Kru Ada Yang Selamat

April 24, 2021

Brigpol Fathoni dipecat, Ini Rentetan Kasusnya

April 13, 2021

Wanita Cantik Bersuami Diperkosa di Mobil Travel

April 13, 2021

Kapolda Sumsel dan Pangdam II/Sriwijaya Pererat Sinergi Dan Soliditas

0
Viral Video Penembakan Terhadap Gus Idris Adalah Hoaks

Viral Video Penembakan Terhadap Gus Idris Adalah Hoaks

0
Sukseskan Program Vaksinasi Nasional Anggota Polresta Tangerang Di Vaksin Serentak

Sukseskan Program Vaksinasi Nasional Anggota Polresta Tangerang Di Vaksin Serentak

0

Kapolda Sumsel dan Pangdam II/Sriwijaya Pererat Sinergi Dan Soliditas

Juli 15, 2026

Kapolda Sumsel dan Pangdam II/Sriwijaya Pererat Sinergi Dan Soliditas

Juli 15, 2026

Kapolda Sumsel dan Pangdam II/Sriwijaya Pererat Sinergi, Perkokoh Soliditas Demi Kamtibmas Kondusif

Juli 15, 2026
BacaSaja

Copyright © 2022 - Bacasaja.co.id

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2022 - Bacasaja.co.id

Selamat Datang Kembali!

Login ke akun anda di bawah ini

Lupa Password?

Buat Akun Baru!

Mengisi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang yang diperlukan. Log In

Mengambil kata sandi anda

Silakan masukkan username atau alamat email untuk me-reset password anda.

Log In
news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 0000141

article 0000142

article 0000143

article 0000144

article 0000145

article 0000146

article 0000147

article 0000148

article 0000149

article 0000150

article 0000151

article 0000152

article 0000153

article 0000154

article 0000155

article 0000156

article 0000157

article 0000158

article 0000159

article 0000160

article 0000161

article 0000162

article 0000163

article 0000164

article 0000165

article 0000166

article 0000167

article 0000168

article 0000169

article 0000170

article 0000171

article 0000172

article 0000173

article 0000174

article 0000175

article 0000176

article 0000177

article 0000178

article 0000179

article 0000180

article 0000181

article 0000182

article 0000183

article 0000184

article 0000185

article 0000186

article 0000187

article 0000188

article 0000189

article 0000190

article 00046

article 00047

article 00048

article 00049

article 00050

article 00051

article 00052

article 00053

article 00054

article 00055

article 00056

article 00057

article 00058

article 00059

article 00060

article 00061

article 00062

article 00063

article 00064

article 00065

article 00066

article 00067

article 00068

article 00069

article 00070

article 00071

article 00072

article 00073

article 00074

article 00075

article 00076

article 00077

article 00078

article 00079

article 00080

article 00081

article 00082

article 00083

article 00084

article 00085

article 00086

article 00087

article 00088

article 00089

article 00090

article 00091

article 00092

article 00093

article 00094

article 00095

article 888836

article 888837

article 888838

article 888839

article 888840

article 888841

article 888842

article 888843

article 888844

article 888845

article 888846

article 888847

article 888848

article 888849

article 888850

article 888851

article 888852

article 888853

article 888854

article 888855

article 888856

article 888857

article 888858

article 888859

article 888860

article 888861

article 888862

article 888863

article 888864

article 888865

articel 000000171

articel 000000172

articel 000000173

articel 000000174

articel 000000175

articel 000000176

articel 000000177

articel 000000178

articel 000000179

articel 000000180

articel 000000181

articel 000000182

articel 000000183

articel 000000184

articel 000000185

articel 000000186

articel 000000187

articel 000000188

articel 000000189

articel 000000190

articel 000000191

articel 000000192

articel 000000193

articel 000000194

articel 000000195

articel 000000196

articel 000000197

articel 000000198

articel 000000199

articel 000000200

articel 000000201

articel 000000202

articel 000000203

articel 000000204

articel 000000205

articel 000000206

articel 000000207

articel 000000208

articel 000000209

articel 000000210

articel 000000211

articel 000000212

articel 000000213

articel 000000214

articel 000000215

articel 000000216

articel 000000217

articel 000000218

articel 000000219

articel 000000220

article 2000136

article 2000137

article 2000138

article 2000139

article 2000140

article 2000141

article 2000142

article 2000143

article 2000144

article 2000145

article 2000146

article 2000147

article 2000148

article 2000149

article 2000150

article 2000151

article 2000152

article 2000153

article 2000154

article 2000155

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

article 2000166

article 2000167

article 2000168

article 2000169

article 2000170

article 2000171

article 2000172

article 2000173

article 2000174

article 2000175

article 2000176

article 2000177

article 2000178

article 2000179

article 2000180

article 2000181

article 2000182

article 2000183

article 2000184

article 2000185

article 838000421

article 838000422

article 838000423

article 838000424

article 838000425

article 838000426

article 838000427

article 838000428

article 838000429

article 838000430

article 838000431

article 838000432

article 838000433

article 838000434

article 838000435

article 838000436

article 838000437

article 838000438

article 838000439

article 838000440

article 838000441

article 838000442

article 838000443

article 838000444

article 838000445

article 838000446

article 838000447

article 838000448

article 838000449

article 838000450

article 838000451

article 838000452

article 838000453

article 838000454

article 838000455

article 838000456

article 838000457

article 838000458

article 838000459

article 838000460

news-1701