• Terbaru
  • Tren
  • Semua
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Filsuf Yunani Dan Berbagai Macam Pemikirannya

Filsuf Yunani Dan Berbagai Macam Pemikirannya

Maret 2, 2021

Pilkades Serentak 154 Desa Bekasi, Polda Metro: Jangan Jadikan Beda Pilihan Pemicu Perselisihan

September 20, 2026

Pilkades Serentak 154 Desa Bekasi, Polda Metro: Jangan Jadikan Beda Pilihan Pemicu Perselisihan

September 20, 2026

Pilkades Serentak Digelar di 154 Desa Bekasi Hari Ini, Polda Metro Ikut Amankan

September 20, 2026

Polda Metro Jaya  Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba di Jakbar, Sita 62,5 Kg Ganja

September 20, 2026

Polda Metro Jaya  Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba di Jakbar, Sita 62,5 Kg Ganja

September 20, 2026

Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba di Jakbar, Sita 62,5 Kg Ganja

September 20, 2026

Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba di Jakbar, Sita 62,5 Kg Ganja

September 20, 2026

Kapolda Dan Wakapolda Metro Jaya Hadiri Kompolnas Awards 2026

September 20, 2026

Kapolda Dan Wakapolda Metro Jaya Hadiri Kompolnas Awards 2026

September 20, 2026

Polda Metro Jaya Perkuat Pengamanan Jelang Pilkades Serentak di 154 Desa Wilayah Bekasi

September 19, 2026

Polda Metro Jaya Perkuat Pengamanan Jelang Pilkades Serentak di 154 Desa Wilayah Bekasi

September 19, 2026

Polda Metro Jaya Perkuat Pengamanan Jelang Pilkades Serentak di 154 Desa Bekasi

September 19, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Senin, September 21, 2026
  • Login
BacaSaja
  • Beranda
  • Berita Polisi
  • Hukum Dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Trending Topik
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
BacaSaja
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Home Wikipedia

Filsuf Yunani Dan Berbagai Macam Pemikirannya

oleh admin
Maret 2, 2021
di Wikipedia
0
Filsuf Yunani Dan Berbagai Macam Pemikirannya
676
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Filsafat Aristoteles berkembang dalam tiga tahapan yang pertama ketika dia masih belajar di Akademi Plato ketika gagasannya masih dekat dengan gurunya tersebut, kemudian ketika dia mengungsi, dan terakhir pada waktu ia memimpin Lyceum mencakup enam karya tulisnya yang membahas masalah logika, yang dianggap sebagai karya-karyanya yang paling penting, selain kontribusinya di bidang Metafisika, Fisika, Etika, Politik, Ilmu Kedokteran, Ilmu Alam dan karya seni.[rujukan?]
Di bidang ilmu alam, ia merupakan orang pertama yang mengumpulkan dan mengklasifikasikan spesies-spesies biologi secara sistematis.[rujukan?] Karyanya ini menggambarkan kecenderungannya akan analisa kritis, dan pencarian terhadap hukum alam dan keseimbangan pada alam.[rujukan?]
Berlawanan dengan Plato yang menyatakan teori tentang bentuk-bentuk ideal benda, Aristoteles menjelaskan bahwa materi tidak mungkin tanpa bentuk karena ia ada (eksis).[rujukan?] Pemikiran lainnya adalah tentang gerak dimana dikatakan semua benda bergerak menuju satu tujuan, sebuah pendapat yang dikatakan bercorak teleologis.[rujukan?] Karena benda tidak dapat bergerak dengan sendirinya maka harus ada penggerak dimana penggerak itu harus mempunyai penggerak lainnya hingga tiba pada penggerak pertama yang tak bergerak yang kemudian disebut dengan theos, yaitu yang dalam pengertian Bahasa Yunani sekarang dianggap berarti Tuhan.[rujukan?]Logika Aristoteles adalah suatu sistem berpikir deduktif (deductive reasoning), yang bahkan sampai saat ini masih dianggap sebagai dasar dari setiap pelajaran tentang logika formal.[rujukan?] Meskipun demikian, dalam penelitian ilmiahnya ia menyadari pula pentingnya observasi, eksperimen dan berpikir induktif (inductive thinking).[rujukan?]
Hal lain dalam kerangka berpikir yang menjadi sumbangan penting Aristoteles adalah silogisme yang dapat digunakan dalam menarik kesimpulan yang baru yang tepat dari dua kebenaran yang telah ada.[rujukan?] Misalkan ada dua pernyataan (premis)[rujukan?]:

  • Setiap manusia pasti akan mati (premis mayor).
  • Sokrates adalah manusa (premis minor)
  • maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Sokrates pasti akan mati

Di bidang politik, Aristoteles percaya bahwa bentuk politik yang ideal adalah gabungan dari bentuk demokrasi dan monarki.[rujukan?]
Karena luasnya lingkup karya-karya dari Aristoteles, maka dapatlah ia dianggap berkontribusi dengan skala ensiklopedis, dimana kontribusinya melingkupi bidang-bidang yang sangat beragam sekali seperti Fisika, Astronomi, Biologi, Psikologi, Metafisika (misalnya studi tentang prisip-prinsip awal mula dan ide-ide dasar tentang alam), logika formal, etika, politik, dan bahkan teori retorika dan puisi.[rujukan?]
Di bidang seni, Aristoteles memuat pandangannya tentang keindahan dalam buku Poetike.[1] Aristoteles sangat menekankan empirisme untuk menekankan pengetahuan.[1] Ia mengatakan bahwa pengetahuan dibangun atas dasar pengamatan dan penglihatan.[1] Menurut Aristoteles keindahan menyangkut keseimbangan ukuran yakni ukuran material.[1] Menurut Aristoteles sebuah karya seni adalah sebuah perwujudan artistik yang merupakan hasil chatarsis disertai dengan estetika.[1] Chatarsis adalah pengungkapan kumpulan perasaan yang dicurahkan ke luar.[2] Kumpulan perasaan itu disertai dorongan normatif.[2] Dorongan normatif yang dimaksud adalah dorongan yang akhirnya memberi wujud khusus pada perasaan tersebut.[2] Wujud itu ditiru dari apa yang ada di dalam kenyataan.[2].aristoteles juga mendefinisikan pengertian sejarah yaitu Sejarah merupakan satu sistem yang meneliti suatu kejadian sejak awal dan tersusun dalam bentuk kronologi. Pada masa yang sama, menurut beliau juga Sejarah adalah peristiwa-peristiwa masa lalu yang mempunyai catatan, rekod-rekod atau bukti-bukti yang konkrit.

2.Socrates

Filosofi

Peninggalan pemikiran Socrates yang paling penting ada pada cara dia berfilsafat dengan mengejar satu definisi absolut atas satu permasalahan melalui satu dialektika. Pengejaran pengetahuan hakiki melalui penalaran dialektis menjadi pembuka jalan bagi para filsuf selanjutnya. Perubahan fokus filsafat dari memikirkan alam menjadi manusia juga dikatakan sebagai jasa dari Sokrates. Manusia menjadi objek filsafat yang penting setelah sebelumnya dilupakan oleh para pemikir hakikat alam semesta. Pemikiran tentang manusia ini menjadi landasan bagi perkembangan filsafat etika dan epistemologis di kemudian hari.

1. Filsafat
Kata filsafat dari bahasa Yunani yaitu philosophia. Dalam bahasa ini, kata ini merupakan kata majemuk dan berasal dari kata-kata (philia = persahabatan, cinta dsb.) dan (sophia = “kebijaksanaan”). Sehingga arti harafiahnya adalah seorang “pencinta kebijaksanaan”. Filsafat adalah studi yang mempelajari semua hal tentang kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis. Filsafat merupakan hasil perenungan kefilsafatan. .
Filsafat muncul ketika orang-orang mulai memikirkan dan berdiskusi akan keadaan alam, dunia, dan lingkungan di sekitar mereka dan tidak menggantungkan diri kepada [agama] lagi untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini.

2. Filsafat Yunani
Filsafat Yunani dalam sejarah filsafat merupakan tonggak pangkal munculnya filsafat. Filsuf-filsuf pada masa Yunani adalah orang yang mulai melepaskan diri dari mitos-mitos dan mencari pertanggungjawaban yang rasional daripada kenyataan mencari apa yang tetap dan kekal dalam kenyataan yang berubah-ubah. Pertama, pada bangsa Yunani, terdapat suatu mitologi yang kaya serta luas. Mitologi ini dapat dianggap sebagai perintis yang mendahului filsafat, karena mite-mite merupakan percobaan untuk mengerti.
Melalui mite manusia mencari keterangan tentang asal-usul alam semesta dan tentang kejadian yang berlangsung di dalamnya. Mite mencari keterangan tentang asal-usul alam semesta sendiri disebut mite kasinogaris Sedangkan tentang asal-usul alam semesta serta sifat kejadian-kejadian dalam alam semesta disebut mite kosmologis. Masyarakat Yunani mengadakan beberapa usaha untuk menyusun mite-mite yang diceritakan oleh rakyat menjadi suatu keseluruhan yang sistematis, mereka sudah menyatakan keinginan mengerti hubungan mite-mite satu sama lain.
Awal pergumulan akal dengan mite-mite ini terjadi pada kira-kira abad ke 6 SM, akhirnya di wilayah Yunani muncullah pemikir-pemikir yang disebut filsuf alam. Dinamakan demikian karena objek yang dijadikan pokok persoalan adalah mengenai alam (kosmos). Tujuan filosofi mereka adalah memikirkan soal alam besar darimana terjadinya alam, itulah yang menjadi sentral persoalan bagi mereka

3. Tokoh-tokoh filsafat Yunani antara lain yaitu :
1. Filsafat Yunani pra-Sokrates : filsafat alam mencari penjelasan daripada alam, Khususnya terjadi segala-galanya dari prinsip pertama charce.
A. Filsuf pertama dari miletos
Ketiga filsuf yang pertama : Thales (625-545 SM), Anaximandros (610-540SM), dan Anaximenes (538-480 SM) yang bertempat tinggal di Milletos. Pada awal abad ke-6 SM, Milletoslah yang menjadi tempat lahir untuk filsafat dan bukan kota lain. Kota ini letaknya di bagian selatan pesisir Asia Kecil.

1. THALES (625-545 SM)
Seorang filosof pertama, gelar yang diberikan oleh Aristoteles. Ia seorang saudagar yang sering berlayar ke negeri Mesir dan menemukan ilmu ukur dari mesir dan membawanya ke Yunani. Diceritakan pula bahwa dia juga ahli politik yang terkenal dari Milletos. Dia juga berhasil meramal gerhana matahari pada tanggal 28 Mei 585 SM. Karena hal itu dia dikenal sebagai ahli astronomi dan metafisika. Beberapa penemuan Thales menggiring cara berpikir manusia dari mitos-mitos kepada alam nyata yang empiris.
Sumber utama ajaran Thales yang diungkapkan oleh Aristoteles sebagaimana pendapatnya mengenai metafisika, Aristoteles menyatakan bahwa Thales adalah orang pertama yang memikirkan tentang asal-muasal terjadinya alam semesta ini. Menurut Thales asal mula alam semesta ini adalah air. Air adalah pusat , sumber, dasar (principle) segala-galanya. Segala sesuatu yang berasal dari air dan kembali menjadi air pula.
Argumen Thales merupakan argument yang bukan hanya rasional tetapi observatif, meskipun pada zamannya belum lahir ilmu pengetahuan yang segala sesuatu baru dinyatakan benar jika telah terbukti secara empirik dan observatif. Pandangan Thales merupakan cara berpikir yang sangat tinggi karena sebelumnya orang Yunani sering mengambil jawaban tentang alam dengan kepercayaan dan mitos yang dipenuhi dengan ketahayulan. Thales telah membuka alam pikiran dan keyakinan tentang alam serta asal muasalnya. Tanpa menunggu hadirnya penemuan ilmiah dan dalil-dalil agamais.
Naluriah imannya Thales yaitu animisme, yang mempercayai bahwa bukan hanya yang hidup saja yang memilki jiwa tetapi juga benda mati mempunyai jiwa. Aristoteles menamakan pendapat Thales yang menyatakan bahwa jagat ini mempunyai jiwa. Sering kali itu disebut dengan hylezoisme yaitu teori mengenai materi yang hidup.
Thales disebut bapak filsafat Yunani sebab dialah filosof yangpertama, ia tak akan pernah meninggalkan pelajaran yang dituliskannya sendiri. Filosofinya diajarkan dari mulut ke mulut. Baru Aristoteles menuliskannya kemudian.

BacaSaja  Koran Pertama Kali Di Dunia Adalah Diberi Nama Acta Diuma

2. ANAXIMANDROS (610-547 SM)
Dia salah satu murid Thales. Usianya 15 tahun lebih muda dari Thales tetapi meninggal 2 tahun lebih dulu dari Thales. Dia adalah orang yang berjasa dalam dunia astronomi dan geografi sebab dia orang pertama yang membuat peta. Anaximandros juga mencari prinsip terakhir yang dapat memberikan pengertian mengenai kejadian-kejadian dalam alam semesta. Menurutnya segala sesuatu itu berasal dari to opeiron yaitu yang tak terbatas, sesuatu yang tak terhingga, opeiron itu sebagai prinsip yang fundamental. Opeiron adalah barang yang asal yang tidak berhingga dan tiada keputusan itu mustahil bagi salah satu dari barang yang berakhir itu.
Anaximandros menerangkan bagaimana dari apeiron timbul alam semesta yang bermula dari keluarlah yang panas dan yang dingin. Yang panas membalut yang dingin sehingga yangdingin itu terkandung di dalamnya. Dari yang dingin itu terjadilah yang cair dan yang beku, yang beku inilah yang kemudian menjadi bumi.
Sebagai filosof ia mempunyai pandangan bahwa alam adalah satu tetapi prinsip dasar tentang alam itu berasal dari jenis yang tak terhitung dan tak terbatas (apeiron). Sifat-sifat yang diberikan Anaximandros tentang apeiron yaitu sesuatu zat yang tak terhingga, tak terbatas, dan tak dapat diserupakan dengan alam. Pemahaman tentang operion dapat dianalogikan dengan pandangan orang muslim tentang Tuhan. Inilah kesimpulan hokum dunia menurut Anaximandros, disini nampak kelebihannya daripada gurunya, selagi Thales berpendapat bahwa barang yang asal itu salah satu dari yang lahir, yang tampak, yang berhingga juga, Anaximandros meletakkannya di luar alam yang memberikan sifat yang tiada berhingga padanya dengan tiada dapat diserupai.
Selain itu, menurutnya bumi berbentuk silinder dan lebarnya tiga kali tingginya. Bumi itu tidak dapat jatuh sebab bumi kedudukannya sebagai pusat jagat raya .

3. ANAXIMENES (585-524 SM)
Dia adalah murid Anaximandros yang secara substansial pemahamannya tentang alam tidak berbeda dengan gurunya. Anaximenes mengajarkan asal dari alam ini satu dan tidak terhingga hanya saja dia tidak dapat menerima aximenes bahwa yang asal itu tidak ada persamaannya dengan bartang yang lahir dan tidak dapat dirupakan. Baginya yang asal mestilah satu dari yang ada dan yang nampak. Barang yang asal itu adalah udara, udara itulah yang satu dan tidak berharga.
Berpendapat bahwa prinsip yang merupakan asal-usul segala sesuatu yaitu udara. Menurutnya jiwa menjamin kesatuan tubuh kita demikianpun udara meliputi segala-galanya. Jiwa sendiri juga tidak lain dari udara saja yang dipupuk dengan bernafas Mka dia merupakan yang pertama berpikir persamaan antara tubuh manusia dan jagat raya. Pandangan tersebut didasarkan atas alasan:
1. Udara terdapat dimana-mana, dunia itu diliputi oleh udara, tidak ada satu ruanganpun tidak terdapat udara didalamnya maka udara itu tidak ada habisnya.
2. Keistimewaan udara yaitu senantiasa bergerak olehkarena itu udara memegang peranan yang penting dalam berbagai perubahan dalam ala mini.
3. Udara adalah unsur kehidupan karena tak ada sesuatupun yang hidup tanpa udara.
Mengenai terjadinya alam ini semuanya terjadi karena udara. Gerak udaralah yang menjadi sebabnya. Jika udara jarang maka terjadilah api. Jika rapat terjadilat angina dan awan, jika udara bertambah rapat lagi turunlah hujan dari awan itu. Dari pandangan dan hasil perenungan filosof pertama dari Milethos dapat disimpulkan
a. Alam semesta merupakan keseluruhan yang mempunyai dasar atas asal yang satu
b. Alam semesta ini dikuasai oleh hukum, kejadiannya tidak terjadi secara kebetulan melainkan ada semacam keharusan di belakang kejadian-kejadian itu.
c. Akibatnya, alam semesta kita ini merup[akan kosmos (alam yang teratur )
Anaximenes merupakan filosof alam terakhir dari kota milethos, sesudah ia meninggal maka berakhirlah filosof dari kiota itu.

B. Filsuf-filsuf lain
1. PHYTAGORAS
Pada tahun 530 SM, seorang dari Italia menetap dikota Kroton Krovena orang Greek berangsur-angsur mencari tempat kediaman. Di kota itu didirikan sebuah perkumpulan agama,yang biasa disebut kaum Phytagoras. Perkumpulan itu menjadi sebuah torikot, mereka diam dan menyisihkan diri dari masyarakat dan hidup selalu dengan amal ibadah. Menurut berbagai keterangan Phytagoras terpengaruh oleh hal yang mistik yang berkembang pada saat itu di Yunani, yang bernama Orvisisme Ujung yang terikat Phyta, ialah mendidik kebatinan dan mengikat ruh. Phyta percaya akan kepindahan jiwa dari mahluk yang sekarang kepada mahluk yang akan datang. Apabila seseorang meninggal maka jiwanya akan kembali ke dunia, masuk dalam badan salah satu hewan. Menurut kepercayaan Phyta, manusia itu asalnya Tuhan, jiwa itu adalah penjelmaan dari Tuhan, yang jatuh ke dunia karena berdosa dan akan kembali lagi kelangit bila sudah habis dicuci dosanya. Dengan hidup murni tetapi prosesnya berangsur-angsur. Untuk hidup murni harslah orang mematangkan makan daging dan kacang. Menurut kepercayaan Phyta itu menjadi penganjur vegetarisme, makan sayur-sayuran dan buah-buahan saja. Menurut kepercayaan kaum Phyta setiap orang harus bertanggung jawab dalam hatinya tentang perbuatannya sehari-hari. Hidup di dunia menurut paham Phyta, adalah persediaan untuk akhirat, sebab itu semua dikerjakan untuk kemudian. Phyta sendiri tidak meninggalka ajaran yang tertulis, apa yang keliuar dari mulut sendiri susah memisahkannya dari yang dari yang ditambahkan oleh murid-muridnya . orang hanya tahu bahwa Phyta lebih besar pengaruhnya karena dipandang sebagai dewa. Jadi apa yang dikatakannya selalu benar walaupun sebenarnya salah. Selain ahli mistik Phytagoras juga sebagai ahli fikir terutama dalam ilmu matematik dan ilmu hitung sehingga ia tersohor namanya. Filsafah pemikirannya banyak diilhami oleh rahasia angka-angka, ia beranggapan bahwa hakikat segala sesuatu adalah angka. Dunia angka adalah dunia kepastian dan dunia ini erat hubungannya dengan dunia bentuk. Ilmu angka dan ilmu bentuk adalah satu-satunya ilmu pasti atau pure matematiks.
Dunia ilmu pasti adalah dunia kesempurnaan,contohnya: kebenaran = +2ab+ adalah pasti. Ilmu ukur mengajarkan langkah mutlak bulat, namun dalam alam kenyatannya tidak kita lingkaran yang mutlak bulat. Alam dunia itu penuh kekurangan hanya hanya TUhanlah yang penuh kesempurnaan.
Dalam ilmu kalam dan theology zaman pertengahan pikiran Phytagoras sangat berpengaruh sehingga pembuktian adanya Tuhanpun didasarkan pada logika dan ilmu pasti. Kita mengenal sifat Tuhan yang wajib atau pasti dan kebalikannya sifat mustahil, dan ada satu lagi yaitu sifat mungkin.
Cara berfikir demikian adalah berdasarkan ilmu ukur berdasar ilmu pasti atau ilmu pure mathematies yang tidak mungkin terjadi kebenarannya dalam dunia kenyataan .
Sejak zaman Phytagoras, pemikiran matematika menguasai segala bidang, menentang kebenaran akal namun cara pemikiran ini tetap berpengaruh Karena orang tidak mudah mencintai dunia yang ada, dunia yang penuh dengan kepalsuan, kemunafikan dan kegagalan yang pahit kata Phyta, bahwa “all things are numbers”, tampak seolah-olah omong kosongbelaka, akan tetapi justru ajaran itulah yang menjadi segala pokok pangkal ilmu/ hakikat ilmupasti, teologi, mistik, tasyawuf semakin baru kegagalan yang ditemui oleh orang dalam hidupnya sehari-hari, semakin besar kesediaan dia untuk terbang dari dunia kebendaan dan merindukan kepada sesuatu yang hakiki dan abadi, semakin besar kesediaannya untuk menerima barang kramat atau mistik. Dari sini dapat dilihat kecakapan dia dalam matematis mempengaruhi terhadap pemikiran filsafatnya, sehingga pada segala keadaania melihat dari angka-angka dan segala keadaan merupakan paduan dari unsure angka

BacaSaja  Sejarah Dan Kisah KH Hasyim Asyari Saat Di Siksa Jepang

2. PARMENIDES 540-473 SM
Ta dilahirkan pada tahun 540 SM di Elea, Italy selatan. Di kota kelahirannya ia dikenal sebagai orang besar. Ia ahli dalam politik dan pernah memangku jabatan dalam pemerintahan, namun ia lebih terkenal baku karena jabatannya tapi karena ahli pikir yang melebihi siapapun juga pada masanya. Kebenaran adalah sesuatu , namun berbeda dari orang yang mengatakannya. Ada tiga cara berfikir tentang Tuhan:
1. Ada
2. Tidak ada
3. Ada dan tidak ada
Yang benar ialah ada (1) tidak mungkin ada keyakinan yang tidak ada, (2) sebagai ada karena yang tidak mungkin Tuhan itu ada dan sekaligus tidak ada. Jadi benar tidaknya suatu pendapat diukur dengan logika. Untuk mencapai kebenaran kita tidak dapat berpedoman dengan penglihatan yang menampakkan kepada kita “yang banyak” dan “yang berubah-ubah”, hanya akal yangadapat mengatakan bahwa “yang ada” itu “ mesti ada” serta mengakui bahwa “yang ada” itu “mustahil ada”. Bulan adalah tanda yang sempurna bagi parmenilu. Ajaran Parmenides, yang berpokok pada yang “satu” dan “tetap”, bertentangan dengan ajaran Heroklitos. Heroklitos adalah nabi yang bergerak senantiasa, yang selalu dalam kejadian Parmenidas nabi dari yang tidak berubah-ubah. Bangun dunia Heroklitos dinamis, Dunia Parmenides statis. Ajaran Parmenides banyak yang tidak memuaskan bagi orang yang semasa dengan dia, banyak keterangan yang bertentangan tampaknya dengan yang lahir, sebab banyak orang yang membantah.

3. DEMOKRITOS
Demokritos lahir di kota Abdera Pesisir Thrake Yunani Utara (460-370 SM). Demokratis tidak dipengaruhi oleh filsafat gaya baru yang berkembang di Athena dalam kalangan Sokrates, dari lain pihak, di Athena rupanya filsafat Demokritas cukup lama tidak dikenal. Menurut Leukippos dan Demokritos jumlah atom tidah terhingga. Atom-atom yang dikaitkan bergerak dengan gerak putting beliung, makin lama makin banyak atom mengambil bagian dari gerak itu, dan badan-badan Qu yang lebih halus dilontarkan ketepinya. Demikianlah kosmos kita dibentuk dan dengan cara ini banyak dunia yang ditimbulkan menurut Demokritas jiwa terdiri dari atom-atom.

4. PROTAGORAS
Lahir kira-kira pada tahun 485 SM di kota Abdera Pesisir Thrake, Yunani Utara. Dalam bukunya “Aletheia” (kebenaran) terdapat tuturan Photagoras yang isinya “ Manusia adalah ukuran dari segala-galanya untuk hal-hal yang ada sehingga mereka ada dan hal-hal yang tidak ada sehingga mereka tidak ada”. Hal ini bisa disebut retavilisme.
Protagoras berpendapat bahwa Negara tidak berdasarkan kodrat, melainkan diadakan oleh manusia itu sendiri, ia juga berpendapat tentang allah-allah, boleh disbut sesuatu skeptisisme (tidak mungkin mencapai kebenaran).

5. ZENO ( 490 SM)
Zeno lahir pada tahun 490 SM di Elea. Ia menjadi terkenal karena ketangkasan perkataan dan ketajaman pikirannya. Zeno merupakan salah satu murid Parmanides, ia mempertahanka filsafat gurunya tidak dengan menyambung keterangan atau menambahkannya akan tetapi mengembalikan keterangan terhadap dalil-dalil orang yang membantah gurunya, ia menyatakan jika keterangan orang yang membantah dinyatakan salah maka pendirian gurunya benar dengan sendirinya. Oleh banyak filosof ia dianggap banyak merelatifka kebenaran yang telah mapan terhadap paham yang menyatakan yang bergerak itu ada.
Zeno mengemukakan 4 pasal yaitu:
1. Suatu gerakan tidak bisa bermula, sebab tiap-tiap badan tidak bisa sampai kepada suatu tempat atau titik yang dilaluinya.
2. Achilleus yang cepat seperti kilat tidak dapat mengejar penyu yang begitu lambat jalannya, sebab apabila ia tiba ditempat penyu, dia sudah maj sedikit kemuka.
3. Anak panah yang dipanahkan dari busurnya tidak bergerak, tetapi berhenti sebabsetiap saat ia berada pada suatu tempat yang mana pada suatu tempat itu maknanya berhenti.
4. Setengah waktu sama dengan sepenuh waktu.
Betapapun juga, dalil-dalil yang di kemukakan Zeno itu kembali dipersoalkan oleh ahli-ahli piker dalam abad ke-17 dan 18.

6. GORGIAS ( 427 SM)
Sejarah kehidupannya kurang diketahui dengan jelas, ada keterangan pada tahun 427 SM dari Leontini ia pergi ke Atena.
Pandangan falsafahnya ia mengajukan tiga proporsi sebagai kesimpulan falsafah darinya:
1. Tidak ada yang ada, maksudnya realitas itu sebenarnya itu tidak ada.
2. Akal juga tidak mampu meyakinkan kita tentang bahan alam semesta ini
3. Realitas itu dapat diketahui, namun ia tidak akan dapat diberitahukan pada orang lain.
Demikian cara Goreias mengambil sendi bagi uraiannya kepada filosof Elea. Dengan dalil-dalil semacam itu, yang dikeluarkan dengan Retoriela, diajarkannya orang meniadakan segala-galanya.

BacaSaja  Vlad Tepes Dracula Sejarah Asal Muasal Vampir

7. HERAKLEITOS
Herakleitos hidup di Ephesos di Asia Kecil sekitar tahu 500 SM. Herakleitos diberi julukan “si gelap” (ho skoteinos) karena sulit sekali mengerti maksud dan fikirannya. Gaya bahasa Herakleitos menimbulkan kesan, wataknya tinggi hati dan sombong.
Inti pemikiran dari Herakleitos, boleh ditunjukan keyakinannya bahwa setiap benda terdiri dari hal-hal yang saling berlawanan dan hal-hal yang berlawanan itu tetap mempunyai kesatuan
Herakleitos menyatakan “ engkau tidak dapat terjun ke sungai yang sama dua kali karena sungai itu mengalir”. Pernyataan semua mengalir berarti semua berubah bukanlah pernyataan yang sederhana. Pernyataan itu mengandung pengertian bahwa kebenaran selalu berubah. Pengertian adil dalam hal ini belum tente benar besok. Pandangan ini merupakan warna dasar Filsafat Sofisme.

8. XENOPHANES
Dalam tradisi Yunani diceritakan bahwa Xenophanes mengarang suatu syair ketika Elea, kota perantauan di Italia Selatan mengabadikan peristiwa sejarah itu. Plato dalam dialognya Sophistes mengatakan bahwa madzhab filusuf-filusufdari Elea “Unulai dengan Xenophanes, bahkan lebih dulu”. Perkataan ini merupakan titik tolak bagi tanggapan yang lazim dalam tradisi Yunani yaitu bahwa Xenophanes adalah pendiri madzhab Elea. Xenophanes bukanlah filusuf yang sebenarnya, ia adalah seorang penyair yang sifatnya kritis dan berkenalan dengan fikiran-fikiran filsafatpada waktu itu, kritiknya tampak terutama dalam bidang agama.
Nama Xenophanes menjadi terkenal karena untuk pertama kalinyadalam sejarah Yunani, dialah yang mensinyalir konflik yang sedang berlangsung antara pemikiran filsafat dan tanggapan-tanggapan mitologis yang tradisional. Dengan kritiknya Xenophanes terutama menentang Hemeros dan Hesiodos, kedua penyair Yunani tersebutmengenakan kepada Allah-Allah, berbagai perbuatan yang memalukan seperti pencurian, berzina dan penipuan. Xenophanes menginsyafi adanya hubungan antara anggapan etis yang ideal dalam bidang etis dengan kritik lain, Xenophanes membantah Antropomorfisme Allah-Allah, artinya tanggapan bahawa seakan-akan Allah adalah manusia. Ia mengatakan bahwa manusia cenderung berfikir bahwa allah-allah dilahirkan seperti halnya dengan manusia. Dapat disimpulkan bahwa menurut dia, Allah tidak mempunyai permulaan dalam arti kekal dan menururnya pengetahuan tentang Allah, tidak pernah pasti.
Xenophanes menyangka bahawa bumi tersimpul dalam proses peredaranyang selalu berlangsung terus. Tanah menjadi lumpur, lalu menjadi air laut, sebaliknya laut menjadi lumpur lalu menjadi tanah yang menarik bahwa untuk itu ia menunjuk kepada bukti yang empiris

2 Filsafat Klasik
1 SOKRATES
Kehadiran filosof Yunani klasiksama dengan kehadiran raksasa yang menggoncang bumi berbagai pandangan para filosof Yunani. Merupakan motifasi kuat intuk bangkit kembalidari ilmu pengetahuan yang sangat lemah. Sokates lahir di Athena pada tahun 470 SM dan meninggal 399 SM. Filsafatnya adalah suatu reaksi dan suatu kritik terhadap pemikiran kaum Sofis. Sokrates pernah dimasukkan dalam penjara karena pendapat dan ajarannya. Adapun alsafah pemikiran Sokrates diantaranya adalah pernyataan adanya kebenaran positif yaitu yang tidak bergantung kepada aku dan kita. Dalam membenarkan kebenarannya Sokrates menggunakan metode-metode tertentu yang dikenal dengan metode dialektika (bercakap-cakap). Dari metode dialektikanya ia menemukan dua penemuan metode yang lain yaitu induksi dan definisi. Induksi mana kala pemikiran bertolak dari pengetahuan yang khusus lalu menyimpulkan kepengertian-pengertian yang umum sedangkan definisi pembentukan pengertian yang berlaku universal.
Sokrates dikenal sebagai orang yang berbudi luhur, arif, dan bijaksana, namun ia tak pernah mengakuinya. Menurutnya filsafat bermula pada “Jika seorang belajar bagaimana meninjau kembali kepercayaan yang sejak kecil dianut”. Paham etika Sokrates merupakan kelanjutan dari metode induksi dan definisi. Ajaran filosofinya tidak pernah dituliskannya melainkan dilakukan dengan perbuatan dengan cara hidup.

2 PLATO
Lahir pada tahun 428 SM di Athena dan meninggal pada tahun 347 SM. Tujuan hidup manusia adalah eudaimonia (hidup yang baik) untuk mencapainya manusia harus mendapatkan pendidikan sebagaimana Sokrates ia menggunakan metode dialog untuk mengantarkan filsafatnya, namun kebenaran umum (devinisi) menurutnya bukan dibuat dengan cara dialog yang induktif sebagaimana cara yang digunakan Sokrates.
Menurut pemikiran filsafatnya, dunia lahir adalah dunia pengalamanyang selalu berubah-ubah dan berwarna-warni, semua itu adalah bayangan dari dunia ideal. Sebagai konsep dari pandangannya tentang dunia ideal dalam masalah etika ia berpendapat bahwa orang yang berpengetahuan dengan pengertian yang bermacam-macamsampai pengertian tentang idenya dengan sendirinya akan berbuat baik.
Pokok filosofi Plato adalahmencari pengetahuan tentang pengetahuan, ia bertolak dari ajaran gurunya Socratusyang mengatakan budi ialah tahu. Budi yang berdasarkan pengetahuan menghendaki suatu ajaran tentang pengetahuan sebagai dasar filosofi. Pertentangan antara fikiran dan pandangan menjadi ukuran bagi Plato. Pengetahuan bukan dari pengalaman, karena pengalaman hanya alasan untuk menuju pengertian yang diperoleh atas usaha akal sendiri

3. ARISTOTELES (384 – 322 SM)
Berasal dari Stageira di daerah thrake, Yunani utara, belajar dalam Akademi Plato di Anthena, tinggal di sana sampai plato wafat. 2 tahun mengajar pangeran Alexander Agung, lalu kemudian Ia mendirikan sekolah bernama Lykeion (dilatinkan Lyceum) . Aristoteles lebih kearah ilmu pengetahuan yang sedapat mungkin menyelidiki dan mengumpulkan data kongkret. Kritik tajam ditujukan pada Plato tentang ide-ide, jadi manusia yang kongkret aja. Ia berpendapat setiap jasmani terdiri 2 hal yaitu bentuk dan materi, Namun yang dimaksudkannya bentuk materi dalam arti metafisika. Materi menurutnya adalah materi yang pertama (hyle prote) . dengan kata pertama dimaksudkan bahwa meteri sama sekali tidak ditentukan. Dengan kata pertama materi pertama selalu mempunyai salah satu bentuk Bentuk (morphe) ialah perinsip yang menentukan. Karena materi pertama suatu benda merupakan benda kongkret mempunyai kodrat tertentu, termasuk jenis tertentu (pohon misalnya bukan binatang) dan akibatnya dapat di kenal oleh rasio kita. Dengan itu kiranya jelas bahwa buat nya ilmu pengetahuan dimungkinkan atas dasar bentuk yang terdapat dalam setiap benda kongkret. Teori ini dinamakan Hilemorfisisme ( berdasarkan kata yunani Hyle dan morphe) menjadi dasar ia melihat manusia. Sehingga bila manusia mati dapat disimpulkan maka jiwanya pun mati .

Tag: ANAXIMANDROSANAXIMENESARISTOTELESDEMOKRITOSGORGIASHERAKLEITOSPARMENIDES 540-473 SMPHYTAGORASPLATOPROTAGORASSOKRATESTHALESXENOPHANESZENO
Share270Tweet169Share68
admin

admin

  • Tren
  • Komentar
  • Terbaru

KRI Nanggala 402 Ditemukan, Kemungkinan Kru Ada Yang Selamat

April 24, 2021

Brigpol Fathoni dipecat, Ini Rentetan Kasusnya

April 13, 2021

Wanita Cantik Bersuami Diperkosa di Mobil Travel

April 13, 2021

Pilkades Serentak 154 Desa Bekasi, Polda Metro: Jangan Jadikan Beda Pilihan Pemicu Perselisihan

0
Viral Video Penembakan Terhadap Gus Idris Adalah Hoaks

Viral Video Penembakan Terhadap Gus Idris Adalah Hoaks

0
Sukseskan Program Vaksinasi Nasional Anggota Polresta Tangerang Di Vaksin Serentak

Sukseskan Program Vaksinasi Nasional Anggota Polresta Tangerang Di Vaksin Serentak

0

Pilkades Serentak 154 Desa Bekasi, Polda Metro: Jangan Jadikan Beda Pilihan Pemicu Perselisihan

September 20, 2026

Pilkades Serentak 154 Desa Bekasi, Polda Metro: Jangan Jadikan Beda Pilihan Pemicu Perselisihan

September 20, 2026

Pilkades Serentak Digelar di 154 Desa Bekasi Hari Ini, Polda Metro Ikut Amankan

September 20, 2026
BacaSaja

Copyright © 2022 - Bacasaja.co.id

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2022 - Bacasaja.co.id

Selamat Datang Kembali!

Login ke akun anda di bawah ini

Lupa Password?

Buat Akun Baru!

Mengisi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang yang diperlukan. Log In

Mengambil kata sandi anda

Silakan masukkan username atau alamat email untuk me-reset password anda.

Log In
news-1701

yakinjp

yakinjp

maujp

TOTOMACAU

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

article 48666670061

article 48666670062

article 48666670063

article 48666670064

article 48666670065

article 48666670066

article 48666670067

article 48666670068

article 48666670069

article 48666670070

article 48666670071

article 48666670072

article 48666670073

article 48666670074

article 48666670075

article 48666670076

article 48666670077

article 48666670078

article 48666670079

article 48666670080

article 48666670081

article 48666670082

article 48666670083

article 48666670084

article 48666670085

article 48666670086

article 48666670087

article 48666670088

article 48666670089

article 48666670090

article 48666670091

article 48666670092

article 48666670093

article 48666670094

article 48666670095

article 48666670096

article 48666670097

article 48666670098

article 48666670099

article 48666670100

article 98666670021

article 98666670022

article 98666670023

article 98666670024

article 98666670025

article 98666670026

article 98666670027

article 98666670028

article 98666670029

article 98666670030

article 98666670031

article 98666670032

article 98666670033

article 98666670034

article 98666670035

article 98666670036

article 98666670037

article 98666670038

article 98666670039

article 98666670040

article 98666670041

article 98666670042

article 98666670043

article 98666670044

article 98666670045

article 98666670046

article 98666670047

article 98666670048

article 98666670049

article 98666670050

article 98666670051

article 98666670052

article 98666670053

article 98666670054

article 98666670055

article 98666670056

article 98666670057

article 98666670058

article 98666670059

article 98666670060

article 68666669981

article 68666669982

article 68666669983

article 68666669984

article 68666669985

article 68666669986

article 68666669987

article 68666669988

article 68666669989

article 68666669990

article 68666669991

article 68666669992

article 68666669993

article 68666669994

article 68666669995

article 68666669996

article 68666669997

article 68666669998

article 68666669999

article 68666670000

article 68666670001

article 68666670002

article 68666670003

article 68666670004

article 68666670005

article 68666670006

article 68666670007

article 68666670008

article 68666670009

article 68666670010

article 68666670011

article 68666670012

article 68666670013

article 68666670014

article 68666670015

article 68666670016

article 68666670017

article 68666670018

article 68666670019

article 68666670020

article 68666669961

article 68666669962

article 68666669963

article 68666669964

article 68666669965

article 68666669966

article 68666669967

article 68666669968

article 68666669969

article 68666669970

article 68666669971

article 68666669972

article 68666669973

article 68666669974

article 68666669975

article 68666669976

article 68666669977

article 68666669978

article 68666669979

article 68666669980

article 68666669981

article 68666669982

article 68666669983

article 68666669984

article 68666669985

article 68666669986

article 68666669987

article 68666669988

article 68666669989

article 68666669990

article 68666669991

article 68666669992

article 68666669993

article 68666669994

article 68666669995

article 68666669996

article 68666669997

article 68666669998

article 68666669999

article 68666670000

article 68666670001

article 68666670002

article 68666670003

article 68666670004

article 68666670005

article 68666670006

article 68666670007

article 68666670008

article 68666670009

article 68666670010

article 68666670011

article 68666670012

article 68666670013

article 68666670014

article 68666670015

article 68666670016

article 68666670017

article 68666670018

article 68666670019

article 68666670020

article 68666670021

article 68666670022

article 68666670023

article 68666670024

article 68666670025

article 66666669901

article 66666669941

article 66666669942

article 66666669943

article 66666669944

article 66666669945

article 66666669946

article 66666669947

article 66666669948

article 66666669949

article 66666669950

article 66666669951

article 66666669952

article 66666669953

article 66666669954

article 66666669955

article 66666669956

article 66666669957

article 66666669958

article 66666669959

article 66666669960

article 66666669961

article 66666669962

article 66666669963

article 66666669964

article 66666669965

article 66666669966

article 66666669967

article 66666669968

article 66666669969

article 66666669970

article 66666669971

article 66666669972

article 66666669973

article 66666669974

article 66666669975

article 66666669976

article 66666669977

article 66666669978

article 66666669979

article 66666669980

article 66666669981

article 66666669982

article 66666669983

article 66666669984

article 66666669985

article 66666669986

article 66666669987

article 66666669988

article 66666669989

article 66666669990

article 66666669991

article 66666669992

article 66666669993

article 66666669994

article 66666669995

article 66666669996

article 66666669997

article 66666669998

article 66666669999

article 66666670000

article 66666670001

article 66666670002

article 66666670003

article 66666670004

article 66666670005

article 66666670006

article 66666670007

article 66666670008

article 66666670009

article 66666670010

article 66666670011

article 66666670012

article 66666670013

article 66666670014

article 66666670015

article 66666670016

article 66666670017

article 66666670018

article 66666670019

article 66666670020

article 66666670021

article 66666670022

article 66666670023

article 66666670024

article 66666670025

article 88888970

article 88888971

article 88888972

article 88888973

article 88888974

article 88888975

article 88888976

article 88888977

article 88888978

article 88888979

article 88888980

article 88888981

article 88888982

article 88888983

article 88888984

article 88888985

article 88888986

article 88888987

article 88888988

article 88888989

article 88888990

article 88888991

article 88888992

article 88888993

article 88888994

article 88888995

article 88888996

article 88888997

article 88888998

article 88888999

article 88889000

article 88889001

article 88889002

article 88889003

article 88889004

article 88889005

article 88889006

article 88889007

article 88889008

article 88889009

article 88889010

article 88889011

article 88889012

article 88889013

article 88889014

article 10000606

article 10000607

article 10000608

article 10000609

article 10000610

article 10000611

article 10000612

article 10000613

article 10000614

article 10000615

article 10000616

article 10000617

article 10000618

article 10000619

article 10000620

article 10000621

article 10000622

article 10000623

article 10000624

article 10000625

article 10000626

article 10000627

article 10000628

article 10000629

article 10000630

article 10000631

article 10000632

article 10000633

article 10000634

article 10000635

article 10000636

article 10000637

article 10000638

article 10000639

article 10000640

article 10000641

article 10000642

article 10000643

article 10000644

article 10000645

article 10000646

article 10000647

article 10000648

article 10000649

article 10000650

article 10000651

article 10000652

article 10000653

article 10000654

article 10000655

article 10000656

article 10000657

article 10000658

article 10000659

article 10000660

article 10000661

article 10000662

article 10000663

article 10000664

article 10000665

article 10000666

article 10000667

article 10000668

article 10000669

article 10000670

article 10000671

article 10000672

article 10000673

article 10000674

article 10000675

article 5500446

article 5500447

article 5500448

article 5500449

article 5500450

article 5500451

article 5500452

article 5500453

article 5500454

article 5500455

article 5500456

article 5500457

article 5500458

article 5500459

article 5500460

article 5500461

article 5500462

article 5500463

article 5500464

article 5500465

article 5500466

article 5500467

article 5500468

article 5500469

article 5500470

article 5500471

article 5500472

article 5500473

article 5500474

article 5500475

article 5500476

article 5500477

article 5500478

article 5500479

article 5500480

article 5500481

article 5500482

article 5500483

article 5500484

article 5500485

article 5500486

article 5500487

article 5500488

article 5500489

article 5500490

article 5500491

article 5500492

article 5500493

article 5500494

article 5500495

article 5500496

article 5500497

article 5500498

article 5500499

article 5500500

article 5500501

article 5500502

article 5500503

article 5500504

article 5500505

article 5500506

article 5500507

article 5500508

article 5500509

article 5500510

article 5500511

article 5500512

article 5500513

article 5500514

article 5500515

article 838000893

article 838000894

article 838000895

article 838000896

article 838000897

article 838000898

article 838000899

article 838000900

article 838000901

article 838000902

article 838000903

article 838000904

article 838000905

article 838000906

article 838000907

article 838000908

article 838000909

article 838000910

article 838000911

article 838000912

article 838000913

article 838000914

article 838000915

article 838000916

article 838000917

article 838000918

article 838000919

article 838000920

article 838000921

article 838000922

article 838000923

article 838000924

article 838000925

article 838000926

article 838000927

article 838000928

article 838000929

article 838000930

article 838000931

article 838000932

news-1701
news-1701

yakinjp

yakinjp

maujp

TOTOMACAU

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

article 48666670061

article 48666670062

article 48666670063

article 48666670064

article 48666670065

article 48666670066

article 48666670067

article 48666670068

article 48666670069

article 48666670070

article 48666670071

article 48666670072

article 48666670073

article 48666670074

article 48666670075

article 48666670076

article 48666670077

article 48666670078

article 48666670079

article 48666670080

article 48666670081

article 48666670082

article 48666670083

article 48666670084

article 48666670085

article 48666670086

article 48666670087

article 48666670088

article 48666670089

article 48666670090

article 48666670091

article 48666670092

article 48666670093

article 48666670094

article 48666670095

article 48666670096

article 48666670097

article 48666670098

article 48666670099

article 48666670100

article 98666670021

article 98666670022

article 98666670023

article 98666670024

article 98666670025

article 98666670026

article 98666670027

article 98666670028

article 98666670029

article 98666670030

article 98666670031

article 98666670032

article 98666670033

article 98666670034

article 98666670035

article 98666670036

article 98666670037

article 98666670038

article 98666670039

article 98666670040

article 98666670041

article 98666670042

article 98666670043

article 98666670044

article 98666670045

article 98666670046

article 98666670047

article 98666670048

article 98666670049

article 98666670050

article 98666670051

article 98666670052

article 98666670053

article 98666670054

article 98666670055

article 98666670056

article 98666670057

article 98666670058

article 98666670059

article 98666670060

article 68666669981

article 68666669982

article 68666669983

article 68666669984

article 68666669985

article 68666669986

article 68666669987

article 68666669988

article 68666669989

article 68666669990

article 68666669991

article 68666669992

article 68666669993

article 68666669994

article 68666669995

article 68666669996

article 68666669997

article 68666669998

article 68666669999

article 68666670000

article 68666670001

article 68666670002

article 68666670003

article 68666670004

article 68666670005

article 68666670006

article 68666670007

article 68666670008

article 68666670009

article 68666670010

article 68666670011

article 68666670012

article 68666670013

article 68666670014

article 68666670015

article 68666670016

article 68666670017

article 68666670018

article 68666670019

article 68666670020

article 68666669961

article 68666669962

article 68666669963

article 68666669964

article 68666669965

article 68666669966

article 68666669967

article 68666669968

article 68666669969

article 68666669970

article 68666669971

article 68666669972

article 68666669973

article 68666669974

article 68666669975

article 68666669976

article 68666669977

article 68666669978

article 68666669979

article 68666669980

article 68666669981

article 68666669982

article 68666669983

article 68666669984

article 68666669985

article 68666669986

article 68666669987

article 68666669988

article 68666669989

article 68666669990

article 68666669991

article 68666669992

article 68666669993

article 68666669994

article 68666669995

article 68666669996

article 68666669997

article 68666669998

article 68666669999

article 68666670000

article 68666670001

article 68666670002

article 68666670003

article 68666670004

article 68666670005

article 68666670006

article 68666670007

article 68666670008

article 68666670009

article 68666670010

article 68666670011

article 68666670012

article 68666670013

article 68666670014

article 68666670015

article 68666670016

article 68666670017

article 68666670018

article 68666670019

article 68666670020

article 68666670021

article 68666670022

article 68666670023

article 68666670024

article 68666670025

article 66666669901

article 66666669941

article 66666669942

article 66666669943

article 66666669944

article 66666669945

article 66666669946

article 66666669947

article 66666669948

article 66666669949

article 66666669950

article 66666669951

article 66666669952

article 66666669953

article 66666669954

article 66666669955

article 66666669956

article 66666669957

article 66666669958

article 66666669959

article 66666669960

article 66666669961

article 66666669962

article 66666669963

article 66666669964

article 66666669965

article 66666669966

article 66666669967

article 66666669968

article 66666669969

article 66666669970

article 66666669971

article 66666669972

article 66666669973

article 66666669974

article 66666669975

article 66666669976

article 66666669977

article 66666669978

article 66666669979

article 66666669980

article 66666669981

article 66666669982

article 66666669983

article 66666669984

article 66666669985

article 66666669986

article 66666669987

article 66666669988

article 66666669989

article 66666669990

article 66666669991

article 66666669992

article 66666669993

article 66666669994

article 66666669995

article 66666669996

article 66666669997

article 66666669998

article 66666669999

article 66666670000

article 66666670001

article 66666670002

article 66666670003

article 66666670004

article 66666670005

article 66666670006

article 66666670007

article 66666670008

article 66666670009

article 66666670010

article 66666670011

article 66666670012

article 66666670013

article 66666670014

article 66666670015

article 66666670016

article 66666670017

article 66666670018

article 66666670019

article 66666670020

article 66666670021

article 66666670022

article 66666670023

article 66666670024

article 66666670025

article 88888970

article 88888971

article 88888972

article 88888973

article 88888974

article 88888975

article 88888976

article 88888977

article 88888978

article 88888979

article 88888980

article 88888981

article 88888982

article 88888983

article 88888984

article 88888985

article 88888986

article 88888987

article 88888988

article 88888989

article 88888990

article 88888991

article 88888992

article 88888993

article 88888994

article 88888995

article 88888996

article 88888997

article 88888998

article 88888999

article 88889000

article 88889001

article 88889002

article 88889003

article 88889004

article 88889005

article 88889006

article 88889007

article 88889008

article 88889009

article 88889010

article 88889011

article 88889012

article 88889013

article 88889014

article 10000606

article 10000607

article 10000608

article 10000609

article 10000610

article 10000611

article 10000612

article 10000613

article 10000614

article 10000615

article 10000616

article 10000617

article 10000618

article 10000619

article 10000620

article 10000621

article 10000622

article 10000623

article 10000624

article 10000625

article 10000626

article 10000627

article 10000628

article 10000629

article 10000630

article 10000631

article 10000632

article 10000633

article 10000634

article 10000635

article 10000636

article 10000637

article 10000638

article 10000639

article 10000640

article 10000641

article 10000642

article 10000643

article 10000644

article 10000645

article 10000646

article 10000647

article 10000648

article 10000649

article 10000650

article 10000651

article 10000652

article 10000653

article 10000654

article 10000655

article 10000656

article 10000657

article 10000658

article 10000659

article 10000660

article 10000661

article 10000662

article 10000663

article 10000664

article 10000665

article 10000666

article 10000667

article 10000668

article 10000669

article 10000670

article 10000671

article 10000672

article 10000673

article 10000674

article 10000675

article 5500446

article 5500447

article 5500448

article 5500449

article 5500450

article 5500451

article 5500452

article 5500453

article 5500454

article 5500455

article 5500456

article 5500457

article 5500458

article 5500459

article 5500460

article 5500461

article 5500462

article 5500463

article 5500464

article 5500465

article 5500466

article 5500467

article 5500468

article 5500469

article 5500470

article 5500471

article 5500472

article 5500473

article 5500474

article 5500475

article 5500476

article 5500477

article 5500478

article 5500479

article 5500480

article 5500481

article 5500482

article 5500483

article 5500484

article 5500485

article 5500486

article 5500487

article 5500488

article 5500489

article 5500490

article 5500491

article 5500492

article 5500493

article 5500494

article 5500495

article 5500496

article 5500497

article 5500498

article 5500499

article 5500500

article 5500501

article 5500502

article 5500503

article 5500504

article 5500505

article 5500506

article 5500507

article 5500508

article 5500509

article 5500510

article 5500511

article 5500512

article 5500513

article 5500514

article 5500515

article 838000893

article 838000894

article 838000895

article 838000896

article 838000897

article 838000898

article 838000899

article 838000900

article 838000901

article 838000902

article 838000903

article 838000904

article 838000905

article 838000906

article 838000907

article 838000908

article 838000909

article 838000910

article 838000911

article 838000912

article 838000913

article 838000914

article 838000915

article 838000916

article 838000917

article 838000918

article 838000919

article 838000920

article 838000921

article 838000922

article 838000923

article 838000924

article 838000925

article 838000926

article 838000927

article 838000928

article 838000929

article 838000930

article 838000931

article 838000932

news-1701