• Terbaru
  • Tren
  • Semua
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Filsuf Yunani Dan Berbagai Macam Pemikirannya

Filsuf Yunani Dan Berbagai Macam Pemikirannya

Maret 2, 2021

Polda Sumsel Edukasi Cegah Karhutla Lewat Subuh Keliling di Muara Enim

September 15, 2026

Hadapi Era AI, Polda Metro Jaya–BINUS Bekali Pelajar Keterampilan dan Perlindungan Digital

September 14, 2026

Polda Metro Bekali Pelajar Perlindungan Digital di Era AI

September 14, 2026

Perkuat Perlindungan Digital Warga, Polda Metro Siapkan Pelatih Paham AI

September 14, 2026

Komisi III Dukung Polda Metro Jaya Usut Dugaan Eksploitasi Anak dalam Kerusuhan Demo 27 Agustus

September 14, 2026

September 14, 2026

Kompolnas Apresiasi Kinerja Polda Metro Jaya Terkait Tangani Kasus Kerusuhan 27 Agustus

September 14, 2026

Kompolnas Apresiasi Kinerja Polda Metro Jaya Tangani Kasus Kerusuhan 27 Agustus

September 14, 2026

Laga Persija–Persib Berjalan Aman, Polda Metro Jaya: Terima Kasih Telah Bersama Menjaga Jakarta

September 14, 2026

Persija–Persib Berjalan Aman, Polda Metro Jaya: Terima Kasih Telah Bersama Menjaga Jakarta

September 13, 2026

Polda Metro Jaya dan Wartawan Gelar Doa Bersama untuk 8 Orang Hilang Erupsi Gunung Anak Krakatau

September 13, 2026

Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk Rombongan Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

September 13, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Selasa, September 15, 2026
  • Login
BacaSaja
  • Beranda
  • Berita Polisi
  • Hukum Dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Trending Topik
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
BacaSaja
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Home Wikipedia

Filsuf Yunani Dan Berbagai Macam Pemikirannya

oleh admin
Maret 2, 2021
di Wikipedia
0
Filsuf Yunani Dan Berbagai Macam Pemikirannya
675
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Filsafat Aristoteles berkembang dalam tiga tahapan yang pertama ketika dia masih belajar di Akademi Plato ketika gagasannya masih dekat dengan gurunya tersebut, kemudian ketika dia mengungsi, dan terakhir pada waktu ia memimpin Lyceum mencakup enam karya tulisnya yang membahas masalah logika, yang dianggap sebagai karya-karyanya yang paling penting, selain kontribusinya di bidang Metafisika, Fisika, Etika, Politik, Ilmu Kedokteran, Ilmu Alam dan karya seni.[rujukan?]
Di bidang ilmu alam, ia merupakan orang pertama yang mengumpulkan dan mengklasifikasikan spesies-spesies biologi secara sistematis.[rujukan?] Karyanya ini menggambarkan kecenderungannya akan analisa kritis, dan pencarian terhadap hukum alam dan keseimbangan pada alam.[rujukan?]
Berlawanan dengan Plato yang menyatakan teori tentang bentuk-bentuk ideal benda, Aristoteles menjelaskan bahwa materi tidak mungkin tanpa bentuk karena ia ada (eksis).[rujukan?] Pemikiran lainnya adalah tentang gerak dimana dikatakan semua benda bergerak menuju satu tujuan, sebuah pendapat yang dikatakan bercorak teleologis.[rujukan?] Karena benda tidak dapat bergerak dengan sendirinya maka harus ada penggerak dimana penggerak itu harus mempunyai penggerak lainnya hingga tiba pada penggerak pertama yang tak bergerak yang kemudian disebut dengan theos, yaitu yang dalam pengertian Bahasa Yunani sekarang dianggap berarti Tuhan.[rujukan?]Logika Aristoteles adalah suatu sistem berpikir deduktif (deductive reasoning), yang bahkan sampai saat ini masih dianggap sebagai dasar dari setiap pelajaran tentang logika formal.[rujukan?] Meskipun demikian, dalam penelitian ilmiahnya ia menyadari pula pentingnya observasi, eksperimen dan berpikir induktif (inductive thinking).[rujukan?]
Hal lain dalam kerangka berpikir yang menjadi sumbangan penting Aristoteles adalah silogisme yang dapat digunakan dalam menarik kesimpulan yang baru yang tepat dari dua kebenaran yang telah ada.[rujukan?] Misalkan ada dua pernyataan (premis)[rujukan?]:

  • Setiap manusia pasti akan mati (premis mayor).
  • Sokrates adalah manusa (premis minor)
  • maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Sokrates pasti akan mati

Di bidang politik, Aristoteles percaya bahwa bentuk politik yang ideal adalah gabungan dari bentuk demokrasi dan monarki.[rujukan?]
Karena luasnya lingkup karya-karya dari Aristoteles, maka dapatlah ia dianggap berkontribusi dengan skala ensiklopedis, dimana kontribusinya melingkupi bidang-bidang yang sangat beragam sekali seperti Fisika, Astronomi, Biologi, Psikologi, Metafisika (misalnya studi tentang prisip-prinsip awal mula dan ide-ide dasar tentang alam), logika formal, etika, politik, dan bahkan teori retorika dan puisi.[rujukan?]
Di bidang seni, Aristoteles memuat pandangannya tentang keindahan dalam buku Poetike.[1] Aristoteles sangat menekankan empirisme untuk menekankan pengetahuan.[1] Ia mengatakan bahwa pengetahuan dibangun atas dasar pengamatan dan penglihatan.[1] Menurut Aristoteles keindahan menyangkut keseimbangan ukuran yakni ukuran material.[1] Menurut Aristoteles sebuah karya seni adalah sebuah perwujudan artistik yang merupakan hasil chatarsis disertai dengan estetika.[1] Chatarsis adalah pengungkapan kumpulan perasaan yang dicurahkan ke luar.[2] Kumpulan perasaan itu disertai dorongan normatif.[2] Dorongan normatif yang dimaksud adalah dorongan yang akhirnya memberi wujud khusus pada perasaan tersebut.[2] Wujud itu ditiru dari apa yang ada di dalam kenyataan.[2].aristoteles juga mendefinisikan pengertian sejarah yaitu Sejarah merupakan satu sistem yang meneliti suatu kejadian sejak awal dan tersusun dalam bentuk kronologi. Pada masa yang sama, menurut beliau juga Sejarah adalah peristiwa-peristiwa masa lalu yang mempunyai catatan, rekod-rekod atau bukti-bukti yang konkrit.

2.Socrates

Filosofi

Peninggalan pemikiran Socrates yang paling penting ada pada cara dia berfilsafat dengan mengejar satu definisi absolut atas satu permasalahan melalui satu dialektika. Pengejaran pengetahuan hakiki melalui penalaran dialektis menjadi pembuka jalan bagi para filsuf selanjutnya. Perubahan fokus filsafat dari memikirkan alam menjadi manusia juga dikatakan sebagai jasa dari Sokrates. Manusia menjadi objek filsafat yang penting setelah sebelumnya dilupakan oleh para pemikir hakikat alam semesta. Pemikiran tentang manusia ini menjadi landasan bagi perkembangan filsafat etika dan epistemologis di kemudian hari.

1. Filsafat
Kata filsafat dari bahasa Yunani yaitu philosophia. Dalam bahasa ini, kata ini merupakan kata majemuk dan berasal dari kata-kata (philia = persahabatan, cinta dsb.) dan (sophia = “kebijaksanaan”). Sehingga arti harafiahnya adalah seorang “pencinta kebijaksanaan”. Filsafat adalah studi yang mempelajari semua hal tentang kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis. Filsafat merupakan hasil perenungan kefilsafatan. .
Filsafat muncul ketika orang-orang mulai memikirkan dan berdiskusi akan keadaan alam, dunia, dan lingkungan di sekitar mereka dan tidak menggantungkan diri kepada [agama] lagi untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini.

2. Filsafat Yunani
Filsafat Yunani dalam sejarah filsafat merupakan tonggak pangkal munculnya filsafat. Filsuf-filsuf pada masa Yunani adalah orang yang mulai melepaskan diri dari mitos-mitos dan mencari pertanggungjawaban yang rasional daripada kenyataan mencari apa yang tetap dan kekal dalam kenyataan yang berubah-ubah. Pertama, pada bangsa Yunani, terdapat suatu mitologi yang kaya serta luas. Mitologi ini dapat dianggap sebagai perintis yang mendahului filsafat, karena mite-mite merupakan percobaan untuk mengerti.
Melalui mite manusia mencari keterangan tentang asal-usul alam semesta dan tentang kejadian yang berlangsung di dalamnya. Mite mencari keterangan tentang asal-usul alam semesta sendiri disebut mite kasinogaris Sedangkan tentang asal-usul alam semesta serta sifat kejadian-kejadian dalam alam semesta disebut mite kosmologis. Masyarakat Yunani mengadakan beberapa usaha untuk menyusun mite-mite yang diceritakan oleh rakyat menjadi suatu keseluruhan yang sistematis, mereka sudah menyatakan keinginan mengerti hubungan mite-mite satu sama lain.
Awal pergumulan akal dengan mite-mite ini terjadi pada kira-kira abad ke 6 SM, akhirnya di wilayah Yunani muncullah pemikir-pemikir yang disebut filsuf alam. Dinamakan demikian karena objek yang dijadikan pokok persoalan adalah mengenai alam (kosmos). Tujuan filosofi mereka adalah memikirkan soal alam besar darimana terjadinya alam, itulah yang menjadi sentral persoalan bagi mereka

3. Tokoh-tokoh filsafat Yunani antara lain yaitu :
1. Filsafat Yunani pra-Sokrates : filsafat alam mencari penjelasan daripada alam, Khususnya terjadi segala-galanya dari prinsip pertama charce.
A. Filsuf pertama dari miletos
Ketiga filsuf yang pertama : Thales (625-545 SM), Anaximandros (610-540SM), dan Anaximenes (538-480 SM) yang bertempat tinggal di Milletos. Pada awal abad ke-6 SM, Milletoslah yang menjadi tempat lahir untuk filsafat dan bukan kota lain. Kota ini letaknya di bagian selatan pesisir Asia Kecil.

1. THALES (625-545 SM)
Seorang filosof pertama, gelar yang diberikan oleh Aristoteles. Ia seorang saudagar yang sering berlayar ke negeri Mesir dan menemukan ilmu ukur dari mesir dan membawanya ke Yunani. Diceritakan pula bahwa dia juga ahli politik yang terkenal dari Milletos. Dia juga berhasil meramal gerhana matahari pada tanggal 28 Mei 585 SM. Karena hal itu dia dikenal sebagai ahli astronomi dan metafisika. Beberapa penemuan Thales menggiring cara berpikir manusia dari mitos-mitos kepada alam nyata yang empiris.
Sumber utama ajaran Thales yang diungkapkan oleh Aristoteles sebagaimana pendapatnya mengenai metafisika, Aristoteles menyatakan bahwa Thales adalah orang pertama yang memikirkan tentang asal-muasal terjadinya alam semesta ini. Menurut Thales asal mula alam semesta ini adalah air. Air adalah pusat , sumber, dasar (principle) segala-galanya. Segala sesuatu yang berasal dari air dan kembali menjadi air pula.
Argumen Thales merupakan argument yang bukan hanya rasional tetapi observatif, meskipun pada zamannya belum lahir ilmu pengetahuan yang segala sesuatu baru dinyatakan benar jika telah terbukti secara empirik dan observatif. Pandangan Thales merupakan cara berpikir yang sangat tinggi karena sebelumnya orang Yunani sering mengambil jawaban tentang alam dengan kepercayaan dan mitos yang dipenuhi dengan ketahayulan. Thales telah membuka alam pikiran dan keyakinan tentang alam serta asal muasalnya. Tanpa menunggu hadirnya penemuan ilmiah dan dalil-dalil agamais.
Naluriah imannya Thales yaitu animisme, yang mempercayai bahwa bukan hanya yang hidup saja yang memilki jiwa tetapi juga benda mati mempunyai jiwa. Aristoteles menamakan pendapat Thales yang menyatakan bahwa jagat ini mempunyai jiwa. Sering kali itu disebut dengan hylezoisme yaitu teori mengenai materi yang hidup.
Thales disebut bapak filsafat Yunani sebab dialah filosof yangpertama, ia tak akan pernah meninggalkan pelajaran yang dituliskannya sendiri. Filosofinya diajarkan dari mulut ke mulut. Baru Aristoteles menuliskannya kemudian.

BacaSaja  Waspada Narco Terrorism Kenali Ciri Dan Aksinya

2. ANAXIMANDROS (610-547 SM)
Dia salah satu murid Thales. Usianya 15 tahun lebih muda dari Thales tetapi meninggal 2 tahun lebih dulu dari Thales. Dia adalah orang yang berjasa dalam dunia astronomi dan geografi sebab dia orang pertama yang membuat peta. Anaximandros juga mencari prinsip terakhir yang dapat memberikan pengertian mengenai kejadian-kejadian dalam alam semesta. Menurutnya segala sesuatu itu berasal dari to opeiron yaitu yang tak terbatas, sesuatu yang tak terhingga, opeiron itu sebagai prinsip yang fundamental. Opeiron adalah barang yang asal yang tidak berhingga dan tiada keputusan itu mustahil bagi salah satu dari barang yang berakhir itu.
Anaximandros menerangkan bagaimana dari apeiron timbul alam semesta yang bermula dari keluarlah yang panas dan yang dingin. Yang panas membalut yang dingin sehingga yangdingin itu terkandung di dalamnya. Dari yang dingin itu terjadilah yang cair dan yang beku, yang beku inilah yang kemudian menjadi bumi.
Sebagai filosof ia mempunyai pandangan bahwa alam adalah satu tetapi prinsip dasar tentang alam itu berasal dari jenis yang tak terhitung dan tak terbatas (apeiron). Sifat-sifat yang diberikan Anaximandros tentang apeiron yaitu sesuatu zat yang tak terhingga, tak terbatas, dan tak dapat diserupakan dengan alam. Pemahaman tentang operion dapat dianalogikan dengan pandangan orang muslim tentang Tuhan. Inilah kesimpulan hokum dunia menurut Anaximandros, disini nampak kelebihannya daripada gurunya, selagi Thales berpendapat bahwa barang yang asal itu salah satu dari yang lahir, yang tampak, yang berhingga juga, Anaximandros meletakkannya di luar alam yang memberikan sifat yang tiada berhingga padanya dengan tiada dapat diserupai.
Selain itu, menurutnya bumi berbentuk silinder dan lebarnya tiga kali tingginya. Bumi itu tidak dapat jatuh sebab bumi kedudukannya sebagai pusat jagat raya .

3. ANAXIMENES (585-524 SM)
Dia adalah murid Anaximandros yang secara substansial pemahamannya tentang alam tidak berbeda dengan gurunya. Anaximenes mengajarkan asal dari alam ini satu dan tidak terhingga hanya saja dia tidak dapat menerima aximenes bahwa yang asal itu tidak ada persamaannya dengan bartang yang lahir dan tidak dapat dirupakan. Baginya yang asal mestilah satu dari yang ada dan yang nampak. Barang yang asal itu adalah udara, udara itulah yang satu dan tidak berharga.
Berpendapat bahwa prinsip yang merupakan asal-usul segala sesuatu yaitu udara. Menurutnya jiwa menjamin kesatuan tubuh kita demikianpun udara meliputi segala-galanya. Jiwa sendiri juga tidak lain dari udara saja yang dipupuk dengan bernafas Mka dia merupakan yang pertama berpikir persamaan antara tubuh manusia dan jagat raya. Pandangan tersebut didasarkan atas alasan:
1. Udara terdapat dimana-mana, dunia itu diliputi oleh udara, tidak ada satu ruanganpun tidak terdapat udara didalamnya maka udara itu tidak ada habisnya.
2. Keistimewaan udara yaitu senantiasa bergerak olehkarena itu udara memegang peranan yang penting dalam berbagai perubahan dalam ala mini.
3. Udara adalah unsur kehidupan karena tak ada sesuatupun yang hidup tanpa udara.
Mengenai terjadinya alam ini semuanya terjadi karena udara. Gerak udaralah yang menjadi sebabnya. Jika udara jarang maka terjadilah api. Jika rapat terjadilat angina dan awan, jika udara bertambah rapat lagi turunlah hujan dari awan itu. Dari pandangan dan hasil perenungan filosof pertama dari Milethos dapat disimpulkan
a. Alam semesta merupakan keseluruhan yang mempunyai dasar atas asal yang satu
b. Alam semesta ini dikuasai oleh hukum, kejadiannya tidak terjadi secara kebetulan melainkan ada semacam keharusan di belakang kejadian-kejadian itu.
c. Akibatnya, alam semesta kita ini merup[akan kosmos (alam yang teratur )
Anaximenes merupakan filosof alam terakhir dari kota milethos, sesudah ia meninggal maka berakhirlah filosof dari kiota itu.

B. Filsuf-filsuf lain
1. PHYTAGORAS
Pada tahun 530 SM, seorang dari Italia menetap dikota Kroton Krovena orang Greek berangsur-angsur mencari tempat kediaman. Di kota itu didirikan sebuah perkumpulan agama,yang biasa disebut kaum Phytagoras. Perkumpulan itu menjadi sebuah torikot, mereka diam dan menyisihkan diri dari masyarakat dan hidup selalu dengan amal ibadah. Menurut berbagai keterangan Phytagoras terpengaruh oleh hal yang mistik yang berkembang pada saat itu di Yunani, yang bernama Orvisisme Ujung yang terikat Phyta, ialah mendidik kebatinan dan mengikat ruh. Phyta percaya akan kepindahan jiwa dari mahluk yang sekarang kepada mahluk yang akan datang. Apabila seseorang meninggal maka jiwanya akan kembali ke dunia, masuk dalam badan salah satu hewan. Menurut kepercayaan Phyta, manusia itu asalnya Tuhan, jiwa itu adalah penjelmaan dari Tuhan, yang jatuh ke dunia karena berdosa dan akan kembali lagi kelangit bila sudah habis dicuci dosanya. Dengan hidup murni tetapi prosesnya berangsur-angsur. Untuk hidup murni harslah orang mematangkan makan daging dan kacang. Menurut kepercayaan Phyta itu menjadi penganjur vegetarisme, makan sayur-sayuran dan buah-buahan saja. Menurut kepercayaan kaum Phyta setiap orang harus bertanggung jawab dalam hatinya tentang perbuatannya sehari-hari. Hidup di dunia menurut paham Phyta, adalah persediaan untuk akhirat, sebab itu semua dikerjakan untuk kemudian. Phyta sendiri tidak meninggalka ajaran yang tertulis, apa yang keliuar dari mulut sendiri susah memisahkannya dari yang dari yang ditambahkan oleh murid-muridnya . orang hanya tahu bahwa Phyta lebih besar pengaruhnya karena dipandang sebagai dewa. Jadi apa yang dikatakannya selalu benar walaupun sebenarnya salah. Selain ahli mistik Phytagoras juga sebagai ahli fikir terutama dalam ilmu matematik dan ilmu hitung sehingga ia tersohor namanya. Filsafah pemikirannya banyak diilhami oleh rahasia angka-angka, ia beranggapan bahwa hakikat segala sesuatu adalah angka. Dunia angka adalah dunia kepastian dan dunia ini erat hubungannya dengan dunia bentuk. Ilmu angka dan ilmu bentuk adalah satu-satunya ilmu pasti atau pure matematiks.
Dunia ilmu pasti adalah dunia kesempurnaan,contohnya: kebenaran = +2ab+ adalah pasti. Ilmu ukur mengajarkan langkah mutlak bulat, namun dalam alam kenyatannya tidak kita lingkaran yang mutlak bulat. Alam dunia itu penuh kekurangan hanya hanya TUhanlah yang penuh kesempurnaan.
Dalam ilmu kalam dan theology zaman pertengahan pikiran Phytagoras sangat berpengaruh sehingga pembuktian adanya Tuhanpun didasarkan pada logika dan ilmu pasti. Kita mengenal sifat Tuhan yang wajib atau pasti dan kebalikannya sifat mustahil, dan ada satu lagi yaitu sifat mungkin.
Cara berfikir demikian adalah berdasarkan ilmu ukur berdasar ilmu pasti atau ilmu pure mathematies yang tidak mungkin terjadi kebenarannya dalam dunia kenyataan .
Sejak zaman Phytagoras, pemikiran matematika menguasai segala bidang, menentang kebenaran akal namun cara pemikiran ini tetap berpengaruh Karena orang tidak mudah mencintai dunia yang ada, dunia yang penuh dengan kepalsuan, kemunafikan dan kegagalan yang pahit kata Phyta, bahwa “all things are numbers”, tampak seolah-olah omong kosongbelaka, akan tetapi justru ajaran itulah yang menjadi segala pokok pangkal ilmu/ hakikat ilmupasti, teologi, mistik, tasyawuf semakin baru kegagalan yang ditemui oleh orang dalam hidupnya sehari-hari, semakin besar kesediaan dia untuk terbang dari dunia kebendaan dan merindukan kepada sesuatu yang hakiki dan abadi, semakin besar kesediaannya untuk menerima barang kramat atau mistik. Dari sini dapat dilihat kecakapan dia dalam matematis mempengaruhi terhadap pemikiran filsafatnya, sehingga pada segala keadaania melihat dari angka-angka dan segala keadaan merupakan paduan dari unsure angka

BacaSaja  Vlad Tepes Dracula Sejarah Asal Muasal Vampir

2. PARMENIDES 540-473 SM
Ta dilahirkan pada tahun 540 SM di Elea, Italy selatan. Di kota kelahirannya ia dikenal sebagai orang besar. Ia ahli dalam politik dan pernah memangku jabatan dalam pemerintahan, namun ia lebih terkenal baku karena jabatannya tapi karena ahli pikir yang melebihi siapapun juga pada masanya. Kebenaran adalah sesuatu , namun berbeda dari orang yang mengatakannya. Ada tiga cara berfikir tentang Tuhan:
1. Ada
2. Tidak ada
3. Ada dan tidak ada
Yang benar ialah ada (1) tidak mungkin ada keyakinan yang tidak ada, (2) sebagai ada karena yang tidak mungkin Tuhan itu ada dan sekaligus tidak ada. Jadi benar tidaknya suatu pendapat diukur dengan logika. Untuk mencapai kebenaran kita tidak dapat berpedoman dengan penglihatan yang menampakkan kepada kita “yang banyak” dan “yang berubah-ubah”, hanya akal yangadapat mengatakan bahwa “yang ada” itu “ mesti ada” serta mengakui bahwa “yang ada” itu “mustahil ada”. Bulan adalah tanda yang sempurna bagi parmenilu. Ajaran Parmenides, yang berpokok pada yang “satu” dan “tetap”, bertentangan dengan ajaran Heroklitos. Heroklitos adalah nabi yang bergerak senantiasa, yang selalu dalam kejadian Parmenidas nabi dari yang tidak berubah-ubah. Bangun dunia Heroklitos dinamis, Dunia Parmenides statis. Ajaran Parmenides banyak yang tidak memuaskan bagi orang yang semasa dengan dia, banyak keterangan yang bertentangan tampaknya dengan yang lahir, sebab banyak orang yang membantah.

3. DEMOKRITOS
Demokritos lahir di kota Abdera Pesisir Thrake Yunani Utara (460-370 SM). Demokratis tidak dipengaruhi oleh filsafat gaya baru yang berkembang di Athena dalam kalangan Sokrates, dari lain pihak, di Athena rupanya filsafat Demokritas cukup lama tidak dikenal. Menurut Leukippos dan Demokritos jumlah atom tidah terhingga. Atom-atom yang dikaitkan bergerak dengan gerak putting beliung, makin lama makin banyak atom mengambil bagian dari gerak itu, dan badan-badan Qu yang lebih halus dilontarkan ketepinya. Demikianlah kosmos kita dibentuk dan dengan cara ini banyak dunia yang ditimbulkan menurut Demokritas jiwa terdiri dari atom-atom.

4. PROTAGORAS
Lahir kira-kira pada tahun 485 SM di kota Abdera Pesisir Thrake, Yunani Utara. Dalam bukunya “Aletheia” (kebenaran) terdapat tuturan Photagoras yang isinya “ Manusia adalah ukuran dari segala-galanya untuk hal-hal yang ada sehingga mereka ada dan hal-hal yang tidak ada sehingga mereka tidak ada”. Hal ini bisa disebut retavilisme.
Protagoras berpendapat bahwa Negara tidak berdasarkan kodrat, melainkan diadakan oleh manusia itu sendiri, ia juga berpendapat tentang allah-allah, boleh disbut sesuatu skeptisisme (tidak mungkin mencapai kebenaran).

5. ZENO ( 490 SM)
Zeno lahir pada tahun 490 SM di Elea. Ia menjadi terkenal karena ketangkasan perkataan dan ketajaman pikirannya. Zeno merupakan salah satu murid Parmanides, ia mempertahanka filsafat gurunya tidak dengan menyambung keterangan atau menambahkannya akan tetapi mengembalikan keterangan terhadap dalil-dalil orang yang membantah gurunya, ia menyatakan jika keterangan orang yang membantah dinyatakan salah maka pendirian gurunya benar dengan sendirinya. Oleh banyak filosof ia dianggap banyak merelatifka kebenaran yang telah mapan terhadap paham yang menyatakan yang bergerak itu ada.
Zeno mengemukakan 4 pasal yaitu:
1. Suatu gerakan tidak bisa bermula, sebab tiap-tiap badan tidak bisa sampai kepada suatu tempat atau titik yang dilaluinya.
2. Achilleus yang cepat seperti kilat tidak dapat mengejar penyu yang begitu lambat jalannya, sebab apabila ia tiba ditempat penyu, dia sudah maj sedikit kemuka.
3. Anak panah yang dipanahkan dari busurnya tidak bergerak, tetapi berhenti sebabsetiap saat ia berada pada suatu tempat yang mana pada suatu tempat itu maknanya berhenti.
4. Setengah waktu sama dengan sepenuh waktu.
Betapapun juga, dalil-dalil yang di kemukakan Zeno itu kembali dipersoalkan oleh ahli-ahli piker dalam abad ke-17 dan 18.

6. GORGIAS ( 427 SM)
Sejarah kehidupannya kurang diketahui dengan jelas, ada keterangan pada tahun 427 SM dari Leontini ia pergi ke Atena.
Pandangan falsafahnya ia mengajukan tiga proporsi sebagai kesimpulan falsafah darinya:
1. Tidak ada yang ada, maksudnya realitas itu sebenarnya itu tidak ada.
2. Akal juga tidak mampu meyakinkan kita tentang bahan alam semesta ini
3. Realitas itu dapat diketahui, namun ia tidak akan dapat diberitahukan pada orang lain.
Demikian cara Goreias mengambil sendi bagi uraiannya kepada filosof Elea. Dengan dalil-dalil semacam itu, yang dikeluarkan dengan Retoriela, diajarkannya orang meniadakan segala-galanya.

BacaSaja  Sejarah Dan Kisah KH Hasyim Asyari Saat Di Siksa Jepang

7. HERAKLEITOS
Herakleitos hidup di Ephesos di Asia Kecil sekitar tahu 500 SM. Herakleitos diberi julukan “si gelap” (ho skoteinos) karena sulit sekali mengerti maksud dan fikirannya. Gaya bahasa Herakleitos menimbulkan kesan, wataknya tinggi hati dan sombong.
Inti pemikiran dari Herakleitos, boleh ditunjukan keyakinannya bahwa setiap benda terdiri dari hal-hal yang saling berlawanan dan hal-hal yang berlawanan itu tetap mempunyai kesatuan
Herakleitos menyatakan “ engkau tidak dapat terjun ke sungai yang sama dua kali karena sungai itu mengalir”. Pernyataan semua mengalir berarti semua berubah bukanlah pernyataan yang sederhana. Pernyataan itu mengandung pengertian bahwa kebenaran selalu berubah. Pengertian adil dalam hal ini belum tente benar besok. Pandangan ini merupakan warna dasar Filsafat Sofisme.

8. XENOPHANES
Dalam tradisi Yunani diceritakan bahwa Xenophanes mengarang suatu syair ketika Elea, kota perantauan di Italia Selatan mengabadikan peristiwa sejarah itu. Plato dalam dialognya Sophistes mengatakan bahwa madzhab filusuf-filusufdari Elea “Unulai dengan Xenophanes, bahkan lebih dulu”. Perkataan ini merupakan titik tolak bagi tanggapan yang lazim dalam tradisi Yunani yaitu bahwa Xenophanes adalah pendiri madzhab Elea. Xenophanes bukanlah filusuf yang sebenarnya, ia adalah seorang penyair yang sifatnya kritis dan berkenalan dengan fikiran-fikiran filsafatpada waktu itu, kritiknya tampak terutama dalam bidang agama.
Nama Xenophanes menjadi terkenal karena untuk pertama kalinyadalam sejarah Yunani, dialah yang mensinyalir konflik yang sedang berlangsung antara pemikiran filsafat dan tanggapan-tanggapan mitologis yang tradisional. Dengan kritiknya Xenophanes terutama menentang Hemeros dan Hesiodos, kedua penyair Yunani tersebutmengenakan kepada Allah-Allah, berbagai perbuatan yang memalukan seperti pencurian, berzina dan penipuan. Xenophanes menginsyafi adanya hubungan antara anggapan etis yang ideal dalam bidang etis dengan kritik lain, Xenophanes membantah Antropomorfisme Allah-Allah, artinya tanggapan bahawa seakan-akan Allah adalah manusia. Ia mengatakan bahwa manusia cenderung berfikir bahwa allah-allah dilahirkan seperti halnya dengan manusia. Dapat disimpulkan bahwa menurut dia, Allah tidak mempunyai permulaan dalam arti kekal dan menururnya pengetahuan tentang Allah, tidak pernah pasti.
Xenophanes menyangka bahawa bumi tersimpul dalam proses peredaranyang selalu berlangsung terus. Tanah menjadi lumpur, lalu menjadi air laut, sebaliknya laut menjadi lumpur lalu menjadi tanah yang menarik bahwa untuk itu ia menunjuk kepada bukti yang empiris

2 Filsafat Klasik
1 SOKRATES
Kehadiran filosof Yunani klasiksama dengan kehadiran raksasa yang menggoncang bumi berbagai pandangan para filosof Yunani. Merupakan motifasi kuat intuk bangkit kembalidari ilmu pengetahuan yang sangat lemah. Sokates lahir di Athena pada tahun 470 SM dan meninggal 399 SM. Filsafatnya adalah suatu reaksi dan suatu kritik terhadap pemikiran kaum Sofis. Sokrates pernah dimasukkan dalam penjara karena pendapat dan ajarannya. Adapun alsafah pemikiran Sokrates diantaranya adalah pernyataan adanya kebenaran positif yaitu yang tidak bergantung kepada aku dan kita. Dalam membenarkan kebenarannya Sokrates menggunakan metode-metode tertentu yang dikenal dengan metode dialektika (bercakap-cakap). Dari metode dialektikanya ia menemukan dua penemuan metode yang lain yaitu induksi dan definisi. Induksi mana kala pemikiran bertolak dari pengetahuan yang khusus lalu menyimpulkan kepengertian-pengertian yang umum sedangkan definisi pembentukan pengertian yang berlaku universal.
Sokrates dikenal sebagai orang yang berbudi luhur, arif, dan bijaksana, namun ia tak pernah mengakuinya. Menurutnya filsafat bermula pada “Jika seorang belajar bagaimana meninjau kembali kepercayaan yang sejak kecil dianut”. Paham etika Sokrates merupakan kelanjutan dari metode induksi dan definisi. Ajaran filosofinya tidak pernah dituliskannya melainkan dilakukan dengan perbuatan dengan cara hidup.

2 PLATO
Lahir pada tahun 428 SM di Athena dan meninggal pada tahun 347 SM. Tujuan hidup manusia adalah eudaimonia (hidup yang baik) untuk mencapainya manusia harus mendapatkan pendidikan sebagaimana Sokrates ia menggunakan metode dialog untuk mengantarkan filsafatnya, namun kebenaran umum (devinisi) menurutnya bukan dibuat dengan cara dialog yang induktif sebagaimana cara yang digunakan Sokrates.
Menurut pemikiran filsafatnya, dunia lahir adalah dunia pengalamanyang selalu berubah-ubah dan berwarna-warni, semua itu adalah bayangan dari dunia ideal. Sebagai konsep dari pandangannya tentang dunia ideal dalam masalah etika ia berpendapat bahwa orang yang berpengetahuan dengan pengertian yang bermacam-macamsampai pengertian tentang idenya dengan sendirinya akan berbuat baik.
Pokok filosofi Plato adalahmencari pengetahuan tentang pengetahuan, ia bertolak dari ajaran gurunya Socratusyang mengatakan budi ialah tahu. Budi yang berdasarkan pengetahuan menghendaki suatu ajaran tentang pengetahuan sebagai dasar filosofi. Pertentangan antara fikiran dan pandangan menjadi ukuran bagi Plato. Pengetahuan bukan dari pengalaman, karena pengalaman hanya alasan untuk menuju pengertian yang diperoleh atas usaha akal sendiri

3. ARISTOTELES (384 – 322 SM)
Berasal dari Stageira di daerah thrake, Yunani utara, belajar dalam Akademi Plato di Anthena, tinggal di sana sampai plato wafat. 2 tahun mengajar pangeran Alexander Agung, lalu kemudian Ia mendirikan sekolah bernama Lykeion (dilatinkan Lyceum) . Aristoteles lebih kearah ilmu pengetahuan yang sedapat mungkin menyelidiki dan mengumpulkan data kongkret. Kritik tajam ditujukan pada Plato tentang ide-ide, jadi manusia yang kongkret aja. Ia berpendapat setiap jasmani terdiri 2 hal yaitu bentuk dan materi, Namun yang dimaksudkannya bentuk materi dalam arti metafisika. Materi menurutnya adalah materi yang pertama (hyle prote) . dengan kata pertama dimaksudkan bahwa meteri sama sekali tidak ditentukan. Dengan kata pertama materi pertama selalu mempunyai salah satu bentuk Bentuk (morphe) ialah perinsip yang menentukan. Karena materi pertama suatu benda merupakan benda kongkret mempunyai kodrat tertentu, termasuk jenis tertentu (pohon misalnya bukan binatang) dan akibatnya dapat di kenal oleh rasio kita. Dengan itu kiranya jelas bahwa buat nya ilmu pengetahuan dimungkinkan atas dasar bentuk yang terdapat dalam setiap benda kongkret. Teori ini dinamakan Hilemorfisisme ( berdasarkan kata yunani Hyle dan morphe) menjadi dasar ia melihat manusia. Sehingga bila manusia mati dapat disimpulkan maka jiwanya pun mati .

Tag: ANAXIMANDROSANAXIMENESARISTOTELESDEMOKRITOSGORGIASHERAKLEITOSPARMENIDES 540-473 SMPHYTAGORASPLATOPROTAGORASSOKRATESTHALESXENOPHANESZENO
Share270Tweet169Share68
admin

admin

  • Tren
  • Komentar
  • Terbaru

KRI Nanggala 402 Ditemukan, Kemungkinan Kru Ada Yang Selamat

April 24, 2021

Brigpol Fathoni dipecat, Ini Rentetan Kasusnya

April 13, 2021

Wanita Cantik Bersuami Diperkosa di Mobil Travel

April 13, 2021

Polda Sumsel Edukasi Cegah Karhutla Lewat Subuh Keliling di Muara Enim

0
Viral Video Penembakan Terhadap Gus Idris Adalah Hoaks

Viral Video Penembakan Terhadap Gus Idris Adalah Hoaks

0
Sukseskan Program Vaksinasi Nasional Anggota Polresta Tangerang Di Vaksin Serentak

Sukseskan Program Vaksinasi Nasional Anggota Polresta Tangerang Di Vaksin Serentak

0

Polda Sumsel Edukasi Cegah Karhutla Lewat Subuh Keliling di Muara Enim

September 15, 2026

Hadapi Era AI, Polda Metro Jaya–BINUS Bekali Pelajar Keterampilan dan Perlindungan Digital

September 14, 2026

Polda Metro Bekali Pelajar Perlindungan Digital di Era AI

September 14, 2026
BacaSaja

Copyright © 2022 - Bacasaja.co.id

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2022 - Bacasaja.co.id

Selamat Datang Kembali!

Login ke akun anda di bawah ini

Lupa Password?

Buat Akun Baru!

Mengisi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Semua bidang yang diperlukan. Log In

Mengambil kata sandi anda

Silakan masukkan username atau alamat email untuk me-reset password anda.

Log In
news-1701

yakinjp

yakinjp

maujp

TOTOMACAU

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

article 8888000696

article 8888000697

article 8888000698

article 8888000699

article 8888000700

article 8888000701

article 8888000702

article 8888000703

article 8888000704

article 8888000705

article 8888000706

article 8888000707

article 8888000708

article 8888000709

article 8888000710

article 8888000711

article 8888000712

article 8888000713

article 8888000714

article 8888000715

article 8888000716

article 8888000717

article 8888000718

article 8888000719

article 8888000720

article 8888000721

article 8888000722

article 8888000723

article 8888000724

article 8888000725

article 8888000726

article 8888000727

article 8888000728

article 8888000729

article 8888000730

article 8888000731

article 8888000732

article 8888000733

article 8888000734

article 8888000735

article 8888000736

article 8888000737

article 8888000738

article 8888000739

article 8888000740

article 8888000741

article 8888000742

article 8888000743

article 8888000744

article 8888000745

article 8888000746

article 8888000747

article 8888000748

article 8888000749

article 8888000750

article 8888000751

article 8888000752

article 8888000753

article 8888000754

article 8888000755

mahjong 9998000721

mahjong 9998000722

mahjong 9998000723

mahjong 9998000724

mahjong 9998000725

mahjong 9998000726

mahjong 9998000727

mahjong 9998000728

mahjong 9998000729

mahjong 9998000730

mahjong 9998000731

mahjong 9998000732

mahjong 9998000733

mahjong 9998000734

mahjong 9998000735

mahjong 9998000736

mahjong 9998000737

mahjong 9998000738

mahjong 9998000739

mahjong 9998000740

article 9998000741

article 9998000742

article 9998000743

article 9998000744

article 9998000745

article 9998000746

article 9998000747

article 9998000748

article 9998000749

article 9998000750

article 9998000751

article 9998000752

article 9998000753

article 9998000754

article 9998000755

article 9998000756

article 9998000757

article 9998000758

article 9998000759

article 9998000760

article 9998000761

article 9998000762

article 9998000763

article 9998000764

article 9998000765

article 9998000766

article 9998000767

article 9998000768

article 9998000769

article 9998000770

article 9998000771

article 9998000772

article 9998000773

article 9998000774

article 9998000775

article 9998000776

article 9998000777

article 9998000778

article 9998000779

article 9998000780

mahjong 838000808

mahjong 838000809

mahjong 838000810

mahjong 838000812

mahjong 838000813

mahjong 838000814

mahjong 838000815

mahjong 838000816

mahjong 838000817

mahjong 838000818

mahjong 838000819

mahjong 838000820

mahjong 838000821

mahjong 838000823

mahjong 838000824

mahjong 838000825

mahjong 838000826

mahjong 838000827

article 838000828

article 838000829

article 838000830

article 838000831

article 838000832

article 838000833

article 838000834

article 838000835

article 838000836

article 838000837

article 838000838

article 838000839

article 838000840

article 838000841

article 838000842

article 838000843

article 838000844

article 838000845

article 838000846

article 838000847

article 838000848

article 838000849

article 838000850

article 838000851

article 838000852

article 838000853

article 838000854

article 838000855

article 838000856

article 838000857

article 838000858

article 838000859

article 838000860

article 838000861

article 838000862

article 838000863

article 838000864

article 838000865

article 838000866

article 838000867

article 5500366

article 5500367

article 5500368

article 5500369

article 5500370

article 5500371

article 5500372

article 5500373

article 5500374

article 5500375

article 5500376

article 5500377

article 5500378

article 5500379

article 5500380

article 5500381

article 5500382

article 5500383

article 5500384

article 5500385

article 5500386

article 5500387

article 5500388

article 5500389

article 5500390

article 5500391

article 5500392

article 5500393

article 5500394

article 5500395

article 5500396

article 5500397

article 5500398

article 5500399

article 5500400

article 5500401

article 5500402

article 5500403

article 5500404

article 5500405

article 5500406

article 5500407

article 5500408

article 5500409

article 5500410

article 5500411

article 5500412

article 5500413

article 5500414

article 5500415

article 2000566

article 2000567

article 2000568

article 2000569

article 2000570

article 2000571

article 2000572

article 2000573

article 2000574

article 2000575

article 2000576

article 2000577

article 2000578

article 2000579

article 2000580

article 2000581

article 2000582

article 2000583

article 2000584

article 2000585

article 2000586

article 2000587

article 2000588

article 2000589

article 2000590

article 2000591

article 2000592

article 2000593

article 2000594

article 2000595

article 2000596

article 2000597

article 2000598

article 2000599

article 2000600

article 2000601

article 2000602

article 2000603

article 2000604

article 2000605

article 2000606

article 2000607

article 2000608

article 2000609

article 2000610

article 2000611

article 2000612

article 2000613

article 2000614

article 2000615

article 2000616

article 2000617

article 2000618

article 2000619

article 2000620

artikel 000000111

artikel 000000112

artikel 000000113

artikel 000000114

artikel 000000115

artikel 000000116

artikel 000000117

artikel 000000118

artikel 000000119

artikel 000000120

artikel 000000121

artikel 000000122

artikel 000000123

artikel 000000124

artikel 000000125

artikel 000000126

artikel 000000127

artikel 000000128

artikel 000000129

artikel 000000130

artikel 000000131

artikel 000000132

artikel 000000133

artikel 000000134

artikel 000000135

artikel 000000136

artikel 000000137

artikel 000000138

artikel 000000139

artikel 000000140

artikel 000000141

artikel 000000142

artikel 000000143

artikel 000000144

artikel 000000145

artikel 000000146

artikel 000000147

artikel 000000148

artikel 000000149

artikel 000000150

artikel 000000151

artikel 000000152

artikel 000000153

artikel 000000154

artikel 000000155

artikel 000000156

artikel 000000157

artikel 000000158

artikel 000000159

artikel 000000160

artikel 000000161

artikel 000000162

artikel 000000163

artikel 000000164

artikel 000000165

mahjong 000156

mahjong 000157

mahjong 000158

mahjong 000159

mahjong 000160

mahjong 000161

mahjong 000162

mahjong 000163

mahjong 000164

mahjong 000165

mahjong 000166

mahjong 000167

mahjong 000168

mahjong 000169

mahjong 000170

mahjong 000171

mahjong 000172

mahjong 000173

mahjong 000174

mahjong 000175

mahjong 000176

mahjong 000177

mahjong 000178

mahjong 000179

mahjong 000180

mahjong 000181

mahjong 000182

mahjong 000183

mahjong 000184

mahjong 000185

mahjong 000186

mahjong 000187

mahjong 000188

mahjong 000189

mahjong 000190

mahjong 000191

mahjong 000192

mahjong 000193

mahjong 000194

mahjong 000195

mahjong 000196

mahjong 000197

mahjong 000198

mahjong 000199

mahjong 000200

mahjong 000201

mahjong 000202

mahjong 000203

mahjong 000204

mahjong 000205

mahjong 000206

mahjong 000207

mahjong 000208

mahjong 000209

mahjong 000210

article 10000516

article 10000517

article 10000518

article 10000519

article 10000520

article 10000521

article 10000522

article 10000523

article 10000524

article 10000525

article 10000526

article 10000527

article 10000528

article 10000529

article 10000530

article 10000531

article 10000532

article 10000533

article 10000534

article 10000535

article 10000536

article 10000537

article 10000538

article 10000539

article 10000540

article 10000541

article 10000542

article 10000543

article 10000544

article 10000545

article 10000546

article 10000547

article 10000548

article 10000549

article 10000550

article 10000551

article 10000552

article 10000553

article 10000554

article 10000555

article 10000556

article 10000557

article 10000558

article 10000559

article 10000560

article 10000561

article 10000562

article 10000563

article 10000564

article 10000565

article 22220421

article 22220422

article 22220423

article 22220424

article 22220425

article 22220426

article 22220427

article 22220428

article 22220429

article 22220430

article 22220431

article 22220432

article 22220433

article 22220434

article 22220435

article 22220436

article 22220437

article 22220438

article 22220439

article 22220440

article 22220441

article 22220442

article 22220443

article 22220444

article 22220445

article 22220446

article 22220447

article 22220448

article 22220449

article 22220450

article 22220451

article 22220452

article 22220453

article 22220454

article 22220455

article 22220456

article 22220457

article 22220458

article 22220459

article 22220460

article 22220461

article 22220462

article 22220463

article 22220464

article 22220465

article 22220466

article 22220467

article 22220468

article 22220469

article 22220470

article 22220471

article 22220472

article 22220473

article 22220474

article 22220475

article 22220476

article 22220477

article 22220478

article 22220479

article 22220480

article 88888880

article 88888881

article 88888882

article 88888883

article 88888884

article 88888885

article 88888886

article 88888887

article 88888888

article 88888889

article 88888890

article 88888891

article 88888892

article 88888893

article 88888894

article 88888895

article 88888896

article 88888897

article 88888898

article 88888899

article 88888900

article 88888901

article 88888902

article 88888903

article 88888904

article 88888905

article 88888906

article 88888907

article 88888908

article 88888909

article 88888910

article 88888911

article 88888912

article 88888913

article 88888914

article 88888915

article 88888916

article 88888917

article 88888918

article 88888919

article 88888920

news-1701